Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 November 2019 | 18.40 WIB

Bila Jadi Bos Pertamina, PDIP Pastikan Ahok Tidak Keluar dari Partai

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com‎ - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto menyatakan pihaknya tak akan melarang Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menugaskan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi orang tertinggi di Pertamina. Menurut Hasto, penunjukan tersebut tidak akan membuat Ahok keluar dari partai berlogo banteng ini.

"Tidak harus keluar karena Pak Ahok sebagai anggota partai bisa ditugaskan sesuai dengan kemampuan profesionalitasnya. Yang penting partai memastikan tidak ada conflict of interest," ujar Hasto, Rabu (20/11).

Karenanya, Hasto berharap agar publik tidak terlalu khawatir jika Ahok nantinya betul didapuk menjadi bos di Pertamina. "Siapa sih yang mengatur Pak Ahok kalau untuk kepentingan jangka pendek dan kepentingan sempit," katanya.

Hasto menyatakan, pihaknya menyerahkan keputusan ini sepenuhnya kepada Erick Thohir untuk melakukan fit and proper test terhadap beberapa kader lain yang akan ditempatkan di BUMN. Pasalnya selain Ahok, ada juga mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra Hamzah yang digadang-gadang menjadi salah satu bos di anak perusahaan BUMN.

"Kami serahkan seluruhnya kepada menteri BUMN untuk penugasan bagi putra putri terbaik bangsa yang punya kemampuan, profesionalitas, punya kemampuan di dalam memberikan arah pengelolaan BUMN," imbuhnya.

Mengenai adanya penolakan dari Serikat Pekerja Pertamina, Hasto mengatakan bahwa protes demikian akan dilihat masyarakat sebagai sesuatu yang berlebihan. "BUMN dengan seluruh karyawannya itu bukan organisasi politik. Dia badan usaha yang terikat dalam norma etika bisnis, tetapi juga menjalankan tugas negara menjadi badan usaha milik negara demi memajukan kepentingan umum melalui sektor usaha strategis yang menurut konstitusi harus dikuasai negara," pungkasnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore