Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Agustus 2023 | 02.50 WIB

Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan, Ganjar Diberi Gelar Gubernur Punakawan

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo diberi gelar Gubernur Punakawan.  (istimewa) - Image

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo diberi gelar Gubernur Punakawan. (istimewa)

 
JawaPos.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo diberi gelar Gubernur Punakawan oleh perusahaan konsultan pemasaran wilayah ASEAN, Markplus dalam acara ‘Enterpreneurial Marketing: Winning The Post-Normal Era’. Ganjar dinilai memiliki kreativitas, inovasi, semangat kewirausahaan, dan kepemimpinan yang ditunjukkan selama memimpin daerahnya.
 
Punakawan secara harfiah berarti teman atau sahabat (pamong) yang sangat cerdik, dapat dipercaya, mempunyai pandangan yang luas, serta memiliki pengamatan yang tajam dan cermat. 
 
Lewat penghargaan itu, Ganjar dinilai sebagai sosok pemimpin yang mampu menawarkan solusi-solusi baru, serta memiliki keberanian dalam mengambil risiko untuk kepentingan rakyat.
 
 
“Perubahan lingkungan global yang sangat luar biasa, hari ini begitu pentingnya sebagai motivasi untuk berinovasi. Manusia dipantik pikirannya untuk bisa beradaptasi dengan perubahan ini,” kata Ganjar, Kamis (3/8).
 
Salah satu bentuk inovasi dan adaptasi yang dilakukan Ganjar adalah menggerakkan kekuatan masyarakat untuk menurunkan angka kemiskinan di Jateng. Dengan menggunakan dana non-APBD, Ganjar bersama Baznas Jateng menggerakan zakat ASN sebagai dana alternatif.
 
Cara gotong royong itu pun akhirnya berhasil menurunkan angka kemiskinan di Jateng. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng menyebut penduduk miskin di Jateng menurun jadi 3,79 juta jiwa pada Maret 2023.
 
“Inovasi dan kreatif yang ada, kita menggerakan kekuatan masyarakat. Akhirnya penurunan angka kemiskinannya oke, tahun berjalan, anggaran sudah ada, mari berjalan,” jelas Ganjar.
 
Dia mengatakan, inovasi-inovasi serupa juga mesti dilakukan anak muda masa kini yang tengah menghadapi perubahan. Ganjar menyebut anak muda harus berani mengambil resiko sebagai langkah menuju kemajuan.
 
“Melihat besarnya bonus demografi saat ini jangan dijadikan ketakutan untuk anak muda, yang kreatif dan inovatif itu lah yang nantinya bisa mengejar dan memiliki rasa seperti kepunyaan sendiri,” imbuh Ganjar.
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore