Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Juli 2023 | 12.28 WIB

Pentingnya Family Safety Code ala Sharena Delon

Tangkapan layar family safety code sebagai upaya perlindungan terhadap keluarga dari tindak penipuan dan penculikan anak. - Image

Tangkapan layar family safety code sebagai upaya perlindungan terhadap keluarga dari tindak penipuan dan penculikan anak.

JawaPos.com–Menurut Sharena Delon Keamanan keluarga terutama anak menjadi hal penting. Kejahatan kerap kali masih terjadi meskipun upaya perlindungan sudah dilakukan semaksimal mungkin.

Melihat fenomena tersebut, Sharena Delon seorang aktris Indonesia yang terkenal berkat aktingnya dalam berbagai judul FTV sekaligus istri dari aktor Ryan Delon, membagikan informasi tentang pentingnya memiliki family safety code (kode keamanan anggota keluarga) sebagai langkah preventif yang bisa dilakukan.

Ibu dua anak tersebut diketahui mengunggahnya ke dalam sebuah video reels Instagram pada Sabtu (22/7) dan mendapat 130.560 likes.

Pada dasarnya, family safety code adalah kode unik rahasia yang hanya diketahui anggota keluarga inti demi menjaga keamanan satu sama lain. Sesuai dengan namanya, kode itu digunakan pada situasi dan waktu tertentu.

Tidak ada aturan khusus dalam pembuatan kode tersebut. Hal yang terpenting adalah kode yang dipakai harus mudah diingat seluruh anggota keluarga inti dan disarankan berupa kata sederhana agar memudahkan penggunaan dalam kalimat.

Lantas apa saja fungsi dari family safety code?

  1. Tanda Bahaya (Signal for Danger)

Sharena menjelaskan bahwa family safety code bisa digunakan sebagai sinyal tanda bahaya. Sharena mencontohkan penggunaan kata safety code berupa kata chocolate ice cream. Saat orang tua menelepon karena ingin memantau keadaan anak yang sedang tak bersamanya, kemudian sang anak menjawab telepon dengan mengucapkan kalimat Mom, besok kita beli chocolate ice cream yuk!.

”Itu tandanya mereka tidak merasa aman dan butuh pertolongan segera. Jemput!” ujar Sharena dalam videonya.

  1. Penjemputan yang Tidak Terencana

 Apabila anak dijemput orang lain di luar kebiasaan atau di luar rencana dan mengaku diutus oleh orang tua, anak harus diajarkan untuk menanyakan family safety code-nya kepada yang menjemput. Hal tersebut guna memastikan serta menghindari upaya tindak penculikan.

Apabila orang tersebut tidak mengetahui family safety code yang dimaksud, beri arahan pada anak agar tidak menurut untuk ikut atau masuk ke dalam mobil. Beri arahan juga untuk melapor pada orang dewasa terdekat yang tepercaya misalnya guru atau wali kelasnya.

  1. Menghindari Penipuan via Telepon atau Video Call Asing

Penggunaan family safety code juga dapat menjadi upaya menghindari penipuan via telepon. Yang paling banyak terjadi biasanya mereka meminta uang atau bantuan atas nama anggota keluarga.

Hal tersebut dapat sangat berbahaya mengingat kecanggihan teknologi saat ini seperti adanya teknologi AI (program komputer yang meniru kecerdasan manusia).

Sharena menegaskan untuk selalu tanyakan family safety code sebelum transfer atau bertindak apapun.

Selain itu Sharena juga menyarankan agar penggunaan family safety code selalu diperbaharui. Jadi apabila sudah terpakai, perlu diganti lagi dengan kata lain sebagai kode baru.

”Anak-anak perlu dilatih terus dengan role playing segala skenario yang bisa terjadi dan dijelaskan bahwa family safety code ini bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh keluarga inti mereka saja,” ujar Sharena.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore