
Manfaat puasa Ramadan ternyata ada banyak sekali, selain secara spiritual tapi juga ada manfaat secara fisik dan mental.
JawaPos.com - Umat muslim disunhahkan berpuasa pada bulan Muharam. Ada jenis puasa selama bulan Muharam.
Menurut Syeh al-Mubarakfuri dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi Syarah dari Sunan Tirmidzi menjelaskan, puasa muharam ada tiga jenis. Pertama, puasa di hari kesepuluh beserta satu hari sebelum dan sesudahnya. Puasa ini dianggap paling utama. Kedua, puasa di hari kesembilan dan sepuluh. Ketiga, puasa di hari kesepuluh saja.
Mengutip hadist dari buku Kumpulan Amaliyah bulan Hijriah, "Dari hadits Abu Hurairah yang berupa hadits Marfu: Puasa yang paling utama setelah puasa bulan Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram" (HR. Muslim).
Berikut hadis tentang sunnah berpuasa pada hari kesembilan, sepuluh, dan sebelas pada Muharam beserta dan amalan hari Asyura.
Puasa tasu'a (sembilan Muharam)
Disunnahkan berpuasa pada hari kesembilan. Hadis yang menyatakan amalan tersebut, menurut kitab Fathul Mu'in hal 301 Shohih Muslim yang artinya menyarakan, "Sesungguhnya apabila aku (Nabi) masih hidup tahun yang akan datang, aku akan berpuasa pada tanggal 9 Muharram".
Puasa Asyura (sepuluh Muharam)
Disunnahkan juga berpuasa pada hari kesepuluh. Menurut shohih Muslim juz 3 hal 149 yang artinya "Hari ini (tanggal 10 Muharam) adalah hari Asyura dan Allah tidak mewajibkan puasa ini kepada kalian, sedangkan aku (Nabi) berpuasa di dalamnya. Barang siapa di antara kalian yang menginginkan puasa, maka berpuasalah dan barang yang tidak menginginkanya maka tidak perlu berpuasa".
Puasa pada hari kesebelas
Disunnahkan berpuasa pada 11 Muharram. Sebagaimana hadis nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, "berpuasalah kamu semua pada hari Asyura dan janganlah menyamai terhadap orang-orang Yahudi, dan puasalah pada hari sebelum dan sesudahnya.
Faidah amalan-amalan hari Asyura
Amalan yang dianjurkan di hari Asyura menurut kitab l'anah ath-Tholibin vol 2, dan kitab Nihayah az-Zain fi Irsyad al Mubtadi'in, antara lain:
1. Barang siapa yang menghidupkan malam tersebut dengan ibadah, maka pahalanya seperti ibadahnya ahli tujuh langit.
2. Barang siapa yang pada hari tersebut melakukan sholat empat roka'at, yang setiap roka'atnya membaca al-Hamdulillah 1 kali, dan surah al-Ikhlas 51 kali, maka Allah akan mengampuni dosa yang dia lakukan selama 50 tahun.
3. Barang siapa yang berpuasa tujuh hari dan membuat kelapangan pada rakyat dan ahlinya (keluarga) di hari 'Asyura maka Allah akan melapangkan pada orang tersebut.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
