Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Juli 2023 | 21.33 WIB

Java Man Masuk List Permohonan Repatriasi Artefak Indonesia dari Belanda

ASET BANGSA: Seremoni penyerahan artefak di Museum Volkenkunde, Leiden, Belanda, Senin (10/7). - Image

ASET BANGSA: Seremoni penyerahan artefak di Museum Volkenkunde, Leiden, Belanda, Senin (10/7).

JawaPos.com - Sekretaris Komite Repatriasi Koleksi Asal Indonesia di Belanda Bonnie Triyana mengungkapkan, Java Man atau artefak berupa fosil kerangka manusia Jawa tertua masuk list prioritas repatriasi yang dibuat timnya. Setidaknya, ada delapan koleksi yang diminta untuk dikembalikan ke Indonesia.

Delapan item tersebut mencakup koleksi Pita Maha (132 koleksi seni modern Bali), Alquran Teuku Umar, tali kekang kuda Diponegoro, harta karun Lombok, patung Singosari, keris Klungkung, pusaka Kerajaan Luwu, dan Java Man. Permintaan pengembalian delapan koleksi tersebut kali pertama dilayangkan Juli 2022.

Namun, dari delapan koleksi tersebut, hanya empat yang dikembalikan pada serah terima secara simbolis pekan ini. Empat lainnya, yakni Alquran Teuku Umar, Java Man, tali kekang kuda Diponegoro, dan pusaka Kerajaan Luwu, masih tertunda kepulangannya.

”Bolanya sudah di tangan Belanda. Tim repatriasi sudah memberikan advice (koleksi apa saja yang harus di-taken dari Belanda, Red) dan sudah ditandatangani dan dikirimkan oleh Dirjen kebudayaan ke menteri muda pendidikan, kebudayaan, dan ilmu pengetahuan Kerajaan Belanda. Jadi, bolanya sudah di Belanda, bukan kita lagi,” ujar Bonnie saat dihubungi kemarin (12/7).

Bonnie menampik tudingan bahwa Belanda enggan mengembalikan koleksi-koleksi milik Indonesia. Menurut dia, Belanda tidak berada dalam posisi menahan, mempersulit, atau menghalang-halangi proses repatriasi. Posisi mereka klir. Apalagi setelah mengadopsi advice dari tim khusus yang mereka bentuk yang diketuai Lilian Goncalves-ho Kang You, aktivis HAM dunia.

Ada summary yang disampaikan mengenai hal itu, yakni sebuah objek atau lebih harus dikembalikan ke Indonesia jika terbukti dibawa ke Belanda karena berkaitan dengan kekerasan di masa lalu. (mia/wan/c19/oni)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore