
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifudin
JawaPos.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berpesan untuk terus menjaga harmonisasi sosial dan kerukunan hidup beragama.
Menurutnya, harmoni dan kerukunan merupakan fundamen persatuan dan kesatuan bangsa.
"Kita perlu menghindarkan bersama segala potensi yang menggiring masyarakat ke arah konflik, terlebih konflik yang mempunyai sangkut paut dengan isu-isu agama," ujar Lukman ketika membuka seleksi MTQ di Tarakan, Kalimantan Utara, kemarin (15/7).
"Agama Islam yang dianut mayoritas bangsa Indonesia adalah Islam yang rahmatan lil alamin. Agama yang mengajarkan toleransi, baik perbedaan-perbedaan antar internal umat islam maupun antar pemeluk agama yang berbeda," sambungnya.
Lukman mengajak masyarakat untuk lebih memahami, mendalami, dan mengamalkan empat pilar kebangsaan, yaitu: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Menututnya, empat pilar itu bukan alat mengekang, mengintimidasi dan mendiskriminasi, tapi justru memberikan jaminan kepada warga negara yang ingin menjalankan ibadah sesuai agamanya.
"Saya yakin, jika tatanan kebangsaan dan kemasyarakatan kita yang kondusif dapat terus kita pelihara, dengan izin Allah, kita akan mampu membangun hari esok yang lebih baik dan menyelamatkan Negara Republik Indonesia dari segala bahaya perpecahan dan krisis nilai yang berpotensi melanda masyarakat di era globalisasi ini," pesannya.
Lukman juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada tuan rumah, khususnya Gubernur Kalimantan Utara beserta jajarannya dan Pemkot Tarakan, atas dukungan dan kerjasama dalam penyelenggaraan STQ Nasional.
"Semoga kegiatan STQ berlangsung dengan aman, tertib, lancar dan sukses," harapnya.
Kepada qori, qoriah, hafidz, hafidzah, serta para pimpinan khafilah, dewan hakim, dan official, Lukman mengajak untuk menjaga tujuan mulia STQ.
"Suasana aman dan damai di provinsi yang mempunyai motto Benuanta, sesungguhnya merefleksikan potret kehidupan kebangsaan yang kita dambakan terwujud di seluruh persada nusantara," pungkasnya.(nif/rmol/mam/JPG)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
