Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Juni 2023 | 13.32 WIB

Jenazah Korban Pesawat Sam Air Terbakar dan Tak Utuh, Identifikasi Memakan Waktu

kecelakaan Pesawat SAM Air milik PT. Semua Aviasi Mandiri (SAM) di Pegunungan Papua, Jumat (23/6) hari ini. - Image

kecelakaan Pesawat SAM Air milik PT. Semua Aviasi Mandiri (SAM) di Pegunungan Papua, Jumat (23/6) hari ini.

JawaPos.com - Tim DVI Polda Papua sudah memulai proses identifikasi terhadap keenam jenazah korban jatuhnya Pesawat Sam Air PK-SMW. Proses autopsi dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Jayapura, sejak Selasa (27/6). 
 
Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol Nariyana menyampaikan, pihaknya sudah mulai melakukan proses identifikasi secepat mungkin. Sebab, kemungkinan proses identifikasi memakan banyak waktu, mengingat kondisi para korban yang sebagian besar terbakar dan tidak utuh.
 
“Dilihat dari kasus yang dialami para korban, kemungkinan kami akan melakukan melakukan proses identifikasi secara primer yakni meliputi Sidik Jari, lalu gigi dan DNA atau yang biasa disebut Post Mortem, namun sebelum itu dilakukan, kami memulai dengan proses pelabelan serta pendataan terlebih dahulu,” kata Nariyana. 
 
Dia menambahkan, proses identifikasi terhadap para korban tidak hanya dilakukan oleh Tim DVI Bid Dokkes Polda Papua, melainkan dibantu oleh Tim Inafis serta Ditreskrimum Polda Papua.
 
“Tentunya kami akan melakukan hal ini secara maksimal sehingga dapat terselesaikan dengan cepat dan mendapat hasil yang baik guna selanjutnya jenazah korban dapat diberikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tuturnya.
 
Ia pun mengharapkan dukungan serta pengertian anggota keluarga agar proses identifikasi yang dilakukan dapat segera terselesaikan dengan baik dalam waktu singkat.
 
Keenam jenazah tersebut sebelumnya telah tiba dari Wamena di Base Ops Lanud Silas Papare Sentani, Kabupaten Jayapura menggunakan Pesawat Trigana Air pada Selasa (27/6) sekitar pukul 16.30 WIT. Para korban selanjutnya diserahkan kepada Wagus Hidayat selaku Pimpinan PT Semuwa Group dan dibawa ke RS Bhayangkara guna proses identifikasi.
 
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan mengungkap kronologi kecelakaan Pesawat SAM Air milik PT. Semua Aviasi Mandiri (SAM) di Pegunungan Papua, Jumat (23/6) hari ini.
 
Berdasarkan laporan yang diterima Kemenhub, sebelum hilang kontak pesawat jenis Cessna Grand Caravan 208B dengan nomor registrasi PK-SMW take off dari Bandara Elelim pukul 01.53 UTC atau 10.53 WIT terbang menuju Lapangan Terbang (Lapter) Poik yang diperkirakan mendarat pukul 02.06 UTC atau 11.06 WIT.
 
"Setelah lepas landas, 8 menit kemudian pesawat mengalami Lost Contact pada posisi S3° 52’ 43.67” E139° 27’ 16.07”," ujar Kepala Bagian Kerja Sama Internasional, Humas, dan Umum Ditjen Hubud Mokhammad Khusnu dalam keterangan resmi, Jumat (23/6).
 
Khusnu mengatakan, pesawat charter tersebut membawa 4 pax dengan rute penerbangan Elelim (ELR) – Lapangan Terbang Poik (POI) pulang pergi.
 
 
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore