
Ani Yudhoyono ketika sempat diizinkan menghirup udara luar rumah sakit. (Istimewa)
JawaPos.com - Istri dari Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono terus mendapatkan penanganan serius dari dokter di National University Hospital di Singapura. Hal ini lantaran kondisi kesehatan ibu dari dua orang anak itu terus menurun.
Kepala Divisi Bidang Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengataan sampai dengan pagi ini kondisi Ani Yudhoyono terus mengalami penurunan. "Kondisi Bu Ani pada pagi hari ini memang terus menurun ya dari kemarin-kemarin hingga saat ini," ujar Ferdinand kepada JawaPos.com, Sabtu (1/6).
Ferdinand mengaku tidak bisa menyampaikan lebih detail mengenai kondisi dari Ani Yudhoyono. Biarlah keluarga besar Yudhoyono yang menyampaikan kondisi kesehatan Ani Yudhoyono. Dia berharap rakyat Indonesia bisa mendoakan ke Ani Yudhoyono semoga penyakit kanker darah yang dideritanya bisa diangkat oleh Tuhan YME. Sehingga sembuh dari penyakitnya.
"Kami mohon doannya untuk yang terbaik agar Bu Ani diberikan kesembuhan," ungkapnya.
Terpisah, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Rachlan Nashik juga membenarkan kondisi Ani Yudhoyono masih menurun. Demamnya pun masih tinggi. Sehingga belum bisa keluar dari ruang ICU. "Menurun kondisinya," singkatnya.
Sementara Calon Wakil Preisden nomor urut 01, Ma'ruf Amin juga telah menjenguk Ani Yudhoyono pada Juma (31/5) kemarin. Lewat akun Instagram miliknya @khmarufamin mendoakan supaya Ani Yudhoyono bisa sembuh dari kanker darah yang dideritanya.
"Semoga perawatan intensif yang dilakukan dapat memulihkan kesehatan Ibu Ani. Kita semua sangat sedih mendengar kabar kondisi kesehatan Ibu Ani yang kembali menurun, padahal kemarin sempat membaik. Kita doakan agar ibu Ani segera mendapatkan kesembuhan dan kekuatan dari Allah SWT agar bisa beraktivitas seperti sediakala. Aamiin yarabbal’alamin," kata Ma'ruf Amin.
Adapun sejak Februari 2019 lalu, Ani Yudhoyono menjalani perawatan di National University Hospital. Dia menjalani pengobatan untuk menyembuhkan kanker darah yang dideritanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
