
BECERMIN KEPADA INDIA: Sembari mengenakan alat pelindung diri, keluarga menyalati jenazah yang menjadi korban Covid-19 sebelum dimakamkan di New Delhi, India, kemarin. (30/4). (TAUSEEF MUSTAFA/AFP)
Photo
KEWALAHAN: Pasien positif Covid-19 di dalam ruangan yang dijadikan tempat perawatan darurat di New Delhi (29/4). (TAUSEEF MUSTAFA/AFP)
Bantuan untuk pemerintah India terus berdatangan. Ada sekitar 40 negara yang memberikan bantuan. Rata-rata berupa oksigen dan beberapa alat lain yang dibutuhkan di ICU. Kemarin bantuan dari AS sudah mendarat. Meski banyak yang membantu, itu layaknya tetesan air di gurun pasir. Kekurangan oksigen tetap terjadi di hampir semua rumah sakit. Penduduk mengandalkan media sosial untuk mencari bantuan.
Pada hari yang sama, Mahkamah Agung (MA) membela hak penduduk untuk menyampaikan keluhan dan meminta bantuan di media sosial selama pandemi terjadi. MA memperingatkan pemerintah bahwa melarang penduduk melakukannya sama saja dengan penghinaan terhadap pengadilan.
Itu menanggapi tindakan pemerintah yang meminta Twitter menghapus unggahan yang mengkritik pemerintah dalam menangani pandemi. Perdana Menteri India Narendra Modi dan jajaran pemerintahan memang terlihat tak peduli atas angka kematian yang terus meroket. Dia tetap menggelar kampanye dan melaksanakan pemilu lokal.
Masalah kian pelik karena India kini mulai kehabisan vaksin Covid-19. Padahal, negara tersebut adalah produsen vaksin terbesar di dunia. Stok vaksin di Delhi bahkan habis dan kini mereka masih menunggu pengiriman. Di Mumbai, 94 pusat vaksinasi ditutup selama tiga hari karena kehabisan vaksin.
’’Semua upaya tengah dilakukan untuk menyediakan lebih banyak stok dan melanjutkan vaksinasi,’’ bunyi pernyataan pemerintah Mumbai.
Baca juga: Penanganan Covid-19, PDIP: Jangan Sampai Indonesia Seperti India
Kondisi tersebut tentu merusak rencana pemerintah. Seharusnya hari ini (1/5) semua orang dewasa bisa divaksin. Dengan kata lain, ada 600 juta penduduk yang bisa mendapatkan suntikan. Tapi, kenyataan di lapangan, stoknya tidak memungkinkan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
