Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Februari 2022 | 14.13 WIB

Presiden Jokowi Sampaikan 4 Arahan Soal Evaluasi PPKM

TEGASKAN SIKAP: Presiden Jokowi (tengah) memberikan keterangan pers tentang UU Ciptaker di Istana Negara kemarin (29/11). (LUKAS/SETPRES) - Image

TEGASKAN SIKAP: Presiden Jokowi (tengah) memberikan keterangan pers tentang UU Ciptaker di Istana Negara kemarin (29/11). (LUKAS/SETPRES)

JawaPos.com–Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan empat arahan terkait evaluasi pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali.

Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk menggunakan pendekatan penanganan yang berbeda terkait kenaikan kasus aktif Covid-19 di Tanah Air. Utamanya varian Omicron. Menurut Presiden Jokowi, jika melihat karakteristik varian Omicron, penguatan bagian hilir harus dilakukan sebagai upaya penanganan jangka pendek.

”Dalam jangka pendek kita harus memperkuat bagian di hilir, sosialisasi, edukasi yang masif untuk masyarakat yang positif tanpa gejala untuk melakukan karantina mandiri dengan konsultasi dokter secara mandiri di puskesmas, di faskes, atau melalui telemedicine. Kemudian stok obat-obatan di apotek-apotek ini betul-betul harus dikontrol keberadaannya,” ujar Jokowi dalam keterangannya, Selasa (1/2).

Kedua, Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk melakukan pencegahan transmisi lokal di dalam negeri. Utamanya di enam provinsi yang menjadi penyumbang kasus aktif yang terbesar di Indonesia.

”Tetap tenang, tidak usah panik tapi harus tetap waspada, kemudian juga disiplin protokol kesehatan bersama TNI dan Polri terutama 3M yang masif, dan juga pelacakan kontak erat, ini seperti yang sudah kita lakukan,” ungkap Jokowi.

Presiden Jokowi juga mengingatkan pentingnya disiplin dalam melakukan pengetatan di pintu-pintu masuk. Selain itu, pelaksanaan proses karantina dari luar negeri harus sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Sedangkan arahan keempat, Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di seluruh Tanah Air.

”Yang terakhir, terkait dengan vaksin, saya minta terus dipercepat vaksinasi yang satu, dua, tetapi juga saya minta vaksinasi booster juga terus dipercepat, utamanya capaian vaksinasi bagi anak 6–11 tahun dan bagi lansia,” ucap Jokowi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore