
Penyanyi Afgan. (istimewa)
JawaPos.com - Afgan membawa ribuan penonton menyusuri perjalanan karier bermusiknya melalui konser tunggal bertajuk Retrospektif: The Concert yang digelar di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Sabtu (18/7). Konser tersebut menjadi penanda perjalanan 18 tahun Afgan di industri musik Indonesia sekaligus perayaan atas berbagai fase yang telah dilaluinya.
Sejak lampu panggung mulai menyala, suasana konser langsung terlihat terasa megah. Afgan tampil dengan konsep musikal yang dirancang layaknya sebuah perjalanan waktu, mengajak penonton untuk kembali menikmati lagu-lagu yang telah membesarkan namanya hingga karya-karya terbaru yang merepresentasikan perkembangan musikalnya.
Afgan membuka konser dengan membawakan lagu Misteri Dunia. Afgan yang saat itu mengenakan jaket dipalsukan dengan pakaian gelap membuat suasana langsung hidup. Para penonton di Plenary Hall langsung menyambutnya dengan sangat antusias. Penampilannya semakin memukau dengan konsep panggung dan tata cahaya reflektif yang menyelimuti panggung.
Konser ini tidak hanya menghadirkan sederet lagu populer, tapi juga dikemas sebagai sebuah pertunjukan yang bercerita. Tata cahaya, visual, aransemen orkestra, hingga transisi antar lagu disusun untuk menggambarkan perjalanan emosional Afgan sebagai seorang musisi yang terus berevolusi selama hampir dua dekade berkarya.
Dalam gelaran konsernya, Afgan menceritakan momen menegangkan suaranya mendadak hilang akibat GERD naik dan mengalami infeksi sinus sekitar 2 minggu lalu. Dia sangat bersyukur ditangani dengan baik oleh orang tuanya yang seorang dokter, sehingga suaranya bisa pulih kembali.
"Konser ini adalah hal yang paling roller coaster bagi saya. Karena saya sempat kehilangan suara dua minggu lalu. Suara saya kembali hari Rabu, konsernya di hari Sabtu. Mungkin tidak sempurna, tapi saya berikan 1000 persen," kata Afgan di hadapan para penonton.
Momen spesial juga hadir lewat kolaborasi dengan sejumlah musisi yang memiliki arti penting dalam perjalanan karier Afgan. Kehadiran para bintang tamu membuat setiap segmen konser menghadirkan nuansa berbeda sekaligus menjadi kejutan bagi para penggemar yang memenuhi Plenary Hall JICC.
Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian adalah duet Afgan bersama Mahalini membawakan lagu Sadis. Kolaborasi keduanya disambut tepuk tangan meriah dan sorak sorai para penonton, menciptakan salah satu momen paling berkesan sepanjang konser berlangsung.
Tak berhenti di situ, Afgan juga mengajak Petra Sihombing naik ke atas panggung membawakan lagu Tak Ada Rencana (Kujatuh Cinta). Kolaborasi tersebut terasa istimewa karena Petra termasuk salah satu sosok yang berpengaruh terhadap Afgan dalam bermusik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022