
Aksi panggung The Strokes di Coachella 2026. (YouTube)
JawaPos.com – Penampilan The Strokes di Coachella 2026 ternyata tidak cuma jadi sekadar konser nostalgia. Band asal New York, Amerika Serikat itu rupanya datang sembari menyisipkan pesan politik lewat video montage yang memicu perdebatan global.
Visual yang ditampilkan di layar raksasa saat lagu penutup berjudul Oblivius dikumandangkan memperlihatkan rangkaian isu geopolitik, sejarah, hingga konflik kemanusiaan. Banyak netizen yang memuji tindakan pemberani The Stokes tersebut, sementara yang lain justru menyayangkan mereka menyinggung hal-hal sensitif di panggung sebesar Coachella.
Berikut 5 isu besar yang disorot dalam penampilan The Strokes di Coachella 2026:
Video menampilkan sejumlah tokoh dunia seperti Omar Torrijos, Jacobo Árbenz, dan Jaime Roldós—yang disebut sebagai pemimpin yang dijatuhkan melalui operasi intelijen.
Narasi ini menyoroti tuduhan lama terhadap Central Intelligence Agency (CIA) terkait intervensi politik di berbagai negara, terutama di Amerika Latin, yang masih menjadi perdebatan hingga hari ini.
Salah satu bagian video menampilkan gambar tokoh Kristen Protestan, Martin Luther King Jr. dengan teks yang menyebut pemerintah AS dinyatakan bersalah dalam pembunuhannya melalui gugatan sipil.
Penyisipan ini mengarah pada kritik terhadap sejarah domestik Amerika, khususnya isu hak sipil dan keadilan rasial.
Montage video yang ditampilkan The Strokes juga menyinggung konflik di Iran, yang dikaitkan dengan sejarah intervensi asing dan ketegangan geopolitik yang masih berlangsung.
Isu ini memperluas kritik The Strokes terhadap kebijakan luar negeri Barat, khususnya di kawasan Timur Tengah.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
