
Fanny Ghassani terbayang akan kematian ketika diperlakukan seperti jenazah dalam film Riba. (Istimewa)
JawaPos.com - Sebuah adegan dalam film bisa membawa dampak secara psikologis dan mental bagi artis yang memerankannya. Oleh sebab itu, ketika sudah selesai memerankan satu karakter dalam film, biasanya artis membutuhkan jeda sejenak untuk kembali ke kehidupan nyaman dengan melepaskan karakter yang diperankan saat menjalani proses pengambilan gambar.
Hal itu juga dirasakan artis Fanny Ghassani saat memerankan karakter sebagai Rohmah, istri dari Sugi yang diperankan Ibrahim Risyad dalam film Riba.
Dalam film yang akan tayang di bioskop mulai 4 Desember 2025 tersebut, Fanny Ghassani mengakui sejumlah adegan yang dia perankan cukup berat namun mengesankan. Termasuk adegan saat dia diperlakukan seperti jenazah atau orang yang sudah meninggal dunia.
"Momen saat dipocongin itu sebuah perjalanan buat aku. Saat kita jadi manusia biasa, kita bebas bergerak melakukan apa saja. Tapi ketika dibungkus kain kafan, rasanya benar-benar tidak berdaya. Itu perjalanan akting yang penuh haru-biru buat aku," ungkap Fanny Ghassani di bilangan Senayan, Jakarta,belum lama ini.
Dia langsung teringat akan kematian ketika diperlakukan seperti jenazah. Tangan dan kaki diikat, badan diikat, bahkan lubang hidung pun disumpal dengan kapas.
Fanny Ghassani awalnya berpikir adegan seperti itu akan biasa-biasa saja. Namun setelah melewatinya sendiri, dia langsung membayangkan tentang kematian dan kehidupan baru setelah kematian.
"Aku takut banget karena langsung terbayang kematian. Kita semua pasti bakal meninggal dan mungkin tidak akan siap ketika waktunya tiba. Rasanya kayak berat banget perasaannya waktu itu," papar Fanny Ghassani.
Sementara itu, Titin Suryani selaku Produser film Riba mengaku senang melihat reaksi penonton dalam acara pemutaran perdana sebelum ditayangkan di bioskop.
"Reaksi penonton ternyata seperti yang kami harapkan. Saya sangat bersyukur melihat para penonton bisa merasakan apa yang ingin kami sampaikan melalui film Riba ini,” ungkap Titin Suryani.
Menurut dia, film Riba tidak hanya film untuk menakut-nakuti. Tapi ada pesan kuat untuk menghindarkan diri supaya tidak terjebak dalam praktik riba yang bisa berdampak pada kehidupan semakin buruk. Yang mungkin saja tidak pernah disangka-sangka sebelumnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
