
Padi Reborn. (istimewa)
JawaPos.com - Padi Reborn telah mewarnai industri musik Tanah Air selama hampir tiga dekade. Meski masuk sebagai grup band populer era 2000-an, mereka berhasil mempertahankan eksistensinya dari masa ke masa sampai saat ini.
Memperingati perjalanan karier bermusik di usia ke-28, band beranggotakan Fadly (vokal), Piyu (gitar), Yoyo (drum), Ari (gitar), dan Rindra (bass) itu bakal meluncurkan single anyar berjudul Ego. Tepatnya pada Jumat (7/11) mendatang di seluruh platform musik digital.
Fadly menyebut bahwa Ego merupakan penanda babak baru perjalanan musik Padi Reborn. “Setiap karya baru adalah perjalanan,” ucapnya lewat keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos, Rabu (5/11).
Lebih lanjut, di lagu tersebut mereka juga mengeksplorasi hal-hal baru yang belum pernah diaplikasikan dalam gaya bermusik Padi Reborn. “Kami mencoba menghadirkan sisi lain Padi Reborn, tapi tanpa kehilangan roh yang membuat kami menjadi kami,” jelas Fadly.
Ego menjadi single perdana dari album terbaru Padi Reborn bertajuk Dua Delapan. Dipilih menjadi nomor pembuka dalam album karena tema yang diangkat memiliki kekuatan emosional yang begitu mendalam. Dan relevan dengan realitas hubungan manusia di masa kini.
Menurut Piyu, Ego juga menghadirkan realita kisah cinta yang diuji oleh kesombongan dan keras kepala. Liriknya secara gamblang menggambarkan perjalanan seorang kekasih yang telah berjalan lama, namun terseret dalam pertengkaran tanpa ujung.
Sampai akhirnya, salah satu di antara mereka memilih untuk pergi dan mengakhiri hubungan tersebut. Namun, di balik keputusan berat itu ada kerinduan yang tak terucap dan cinta yang tidak pernah padam.
“Lagu ini menjadi pengingat halus bahwa terkadang yang harus kita kalahkan bukan pasangan, melainkan ego dalam diri sendiri,” papar Piyu.
Dari segi musik, Padi Reborn mengeksplorasi warna baru di lagu Ego. Aransemen yang dinamis berpadu dengan sentuhan pop-rock modern membuat lagu tersebut terasa segar dan kekinian.
Walau begitu, kedalaman lirik dan harmoni melodi yang digunakan menjadi ciri khas karya Padi Reborn yang tetap diterapkan dalam lagu Ego. Perpaduan tersebut menciptakan keseimbangan antara kematangan musikal dan relevansi zaman.
Keterlibatan Budape Scoring Orchestra dalam proses pengerjaan menambah kekuatan lagu ini. "Melody yang catchy, lengkingan suara Fadly, rhythm section yang unik, semua elemen itu membuat lagu ini menjadi lagu rock orkestra yang indah," tambah Rindra.
Sedangkan Yoyo berpendapat bahwa Ego merupakan salah satu lagu paling emosional yang dilahirkan Padi Reborn. Lagu tersebut juga memiliki makna personal mendalam bagi dirinya. Sebab, sangat relevan dengan kehidupan banyak orang. Termasuk dirinya.
“Kami semua pernah berada di posisi di mana cinta diuji oleh gengsi. Lewat Ego, kami ingin mengajak pendengar untuk sedikit menundukkan kepala, mengingat lagi siapa yang paling berharga,” papar Yoyo.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
