
Produser musik sekaligus DJ Whisnu Santika merilis single terbaru berjudul Yalla Habibi. (Istimewa)
JawaPos.com-Produser musik sekaligus DJ Whisnu Santika merilis single terbaru berjudul Yalla Habibi pada 4 Oktober. Sepekan setelah diluncurkan, lagu tersebut masih menduduki 30 trending musik tangga lagu di YouTube hingga Sabtu (11/10) malam. Dan telah diputar sebanyak lebih dari 322 ribu kali.
Berbeda dari karya sebelumnya berjudul IyaIya yang menyinggung kritik sosial, di lagu Yalla Habibi Whisnu mengajak para penikmat musik untuk menyelami drama hubungan personal manusia. Namun, juga bukan sekedar cinta klise ala drama pada umumnya. Melainkan dinamika hubungan, platonik, abu-abu, dan bagaimana anak muda belajar mengenal diri lewat perjalanan hidupnya.
Tema tersebut sangat dekat dengan banyak kisah percintaan anak muda zaman sekarang. Di mana fenomena situationship atau hubungan tanpa status menjadi pilihan utama generasi muda ketimbang berpacaran secara resmi.
“Dari situ inspirasinya lahir. Kadang kita ketemu orang yang bikin nyaman, tapi nggak selalu jadi pasangan. Justru dari situ saya banyak belajar,” kata Whisnu lewat keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos.
Lebih lanjut, fakta lain terungkap bahwa Yalla Habibi juga tercipta berdasar kisah nyata perjalananya dalam meniti karir bermusik.
“Buat saya, Yalla Habibi bukan sekedar lagu cinta. Lagu ini lahir dari pengalaman nyata bahwa relasi tanpa label pun bisa jadi ruang belajar tentang komunikasi, batasan, dan diri sendiri,” tutur Whisnu.
Melalui lagu tersebut, Whisnu menyampaikan pesan kepada khalayak untuk tidak hanya berkutat di zona nyaman atau diam di satu tempat hanya karena takut dengan risiko.
“Yalla Habibi jadi ajakan untuk berani melangkah tanpa harus takut hasil akhirnya,” jelas Whisnu.
Dia juga mengingatkan bahwa cinta bukan sekadar soal bahagia atau sakit hati. Namun, sebuah perjalanan yang penuh dengan pelajaran.
“Cinta itu bukan tujuan akhir, tapi proses menemukan siapa kita sebenarnya,” papar musisi berusia 33 tahun tersebut.
Sesuai dengan judul yang digunakan, yakni Yalla Habibi yang memiliki arti Ayo pergi, sayang. Menjadi sebuah simbol ajakan berani melangkah dalam cinta dan hidup. Yalla Habibi hadir dalam balutan musik indobounce yang hangat dan danceable.
Whisnu memang menjadi salah satu musisi yang pandai meramu keresahan menjadi beat.
“Musik selalu punya dua sisi. Bisa bikin kita menari sekaligus bikin kita merasa. Dan Yalla Habibi saya harap bisa melakukan keduanya,” papar Whisnu.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
