
Film horor Janur Ireng akan mewarnai industri perfilman Tanah Air pada momen libur akhir tahun. (Istimewa)
JawaPos.com-Film horor Janur Ireng akan mewarnai industri perfilman Tanah Air pada momen libur akhir tahun. Tiga bulan sebelum penayangan, proses produksi film garapan sutradara Kimo Stamboel itu dipastikan akan segera rampung. Saat ini, film tersebut sudah memasuki tahap finalisasi.
"Udah editing, udah lock semua, lagi dikerjakan visual effects, sound, scoring, juga. Insya Allah nggak lama lagi selesai dan lock. Lalu, bisa di-preview," tutur Kimo saat ditemui di kantor MD Pictures, Jakarta Selatan.
Selama pengerjaan berlangsung, dia mengaku menemukan banyak tantangan hingga kesulitan yang berbeda dari proyek-proyeknya sebelumnya. Sebab, film Janur Ireng diadaptasi dari novel karya Simpleman berjudul sama.
Berbeda dari film pertamanya, Sewu Dino yang dialih wahanakan dari thread viral di X.
"Story teller bukunya sangat lebar. Namun, kami mengerti penonton Indonesia kalau ceritanya terlalu berbelit dan segala macam akan kurang bisa diterima," papar Kimo.
Apalagi, medium film juga memiliki batasan durasi. Otomatis, dia harus meringkas cerita dengan memotong banyak adegan. Kimo menuturkan bahwa memadatkan skenario film Janur Ireng tidak mudah karena banyak cerita penting dalam novel yang sebetulnya layak untuk disampaikan.
"Tentu nggak mudah. Pastinya ada limitasi-limitasi karena kami nggak mau bikin sebuah cerita yang benar-benar panjang dan bisa mengerti at the end of the day, gitu," papar Kimo.
Dia pun menggandeng Produser Manoj Punjabi hingga Simpleman untuk membantunya melalui tahapan tersebut. Dari mereka, Kimo mendapat banyak masukan dan pemikiran dari sudut pandang yang berbeda-beda.
"Saya juga mencoba nge-push dengan kekuatan yang kami punya. Janur Ireng menceritakan lebih jauh lagi mengenai dunia Sewu Dino," jelas Kimo.
Di sisi lain, Janur Ireng tidak hanya mengusung genre horor semata. Film tersebut juga mengandung banyak elemen. Terutama dari sisi cerita yang disajikan.
"Ini horor yang mengandung semua unsur. Dramanya sangat kuat karena ini cerita mengenai tujuh keluarga dan segala macam. Keseruannya ada, lebih di-elevate lagi dari Sewu Dino," ungkap Kimo.
Film Janur Ireng dbintang Gisellma Firmansyah, Givina Lukita, Marthino Lio, Tora Sudiro, Rio Dewanto, Masayu Anastasia, dan Epy Kusnandar.
Prekuel film Sewu Dino itu dipastikan bakal tayang di bioskop pada 24 Desember. Manoj menyatakan bahwa Janur Ireng merupakan salah satu film andalan MD Pictures tahun ini.
"The best of the best-nya harus nongol di golden date. Ini adalah film jagoan dan saya cukup optimistis," jelas Manoj.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
