Kastil Hogwarts School of Witchcraft and Wizardry (Instagram @harrypotter)
JawaPos.com - Hogwarts School of Witchcraft and Wizardry berdiri lebih dari seribu tahun lalu berkat visi empat penyihir hebat: Godric Gryffindor, Helga Hufflepuff, Rowena Ravenclaw, dan Salazar Slytherin.
Mereka mendirikan sekolah sihir yang kemudian menjadi pusat pendidikan terbesar di dunia magis. Sistem asrama yang masih digunakan hingga kini lahir dari nilai dan prinsip yang dipegang keempat pendiri tersebut.
Dilansir dari laman harrypotter.com, masing-masing pendiri mewariskan karakteristik yang berbeda dan membentuk identitas unik setiap asrama.
Gryffindor: Keberanian dan Kepahlawanan
Godric Gryffindor dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi keberanian, tekad, dan rasa ksatria. Ia percaya bahwa kualitas kepahlawanan lebih penting daripada garis keturunan.
Simbol singa dipilih sebagai lambang asramanya, dengan warna merah dan emas. Hingga kini, Gryffindor selalu diingat sebagai tempat lahirnya para penyihir pemberani, termasuk Harry Potter sendiri.
Hufflepuff: Kerja Keras dan Keadilan
Helga Hufflepuff menekankan inklusivitas, kerja keras, dan kesabaran. Ia percaya bahwa setiap siswa yang bersedia belajar pantas mendapatkan tempat di Hogwarts.
Simbol luwak dipilih untuk mewakili ketekunan, dengan warna kuning dan hitam. Hufflepuff juga dikenal karena keahlian Helga dalam memasak, yang menghasilkan tradisi hidangan megah di Great Hall.
Ravenclaw: Kebijaksanaan dan Kreativitas
Rowena Ravenclaw adalah penyihir brilian yang menghargai kecerdasan, pengetahuan, dan kreativitas. Ia memilih elang sebagai simbol kebebasan berpikir, dengan warna biru dan perunggu.
Kisah Ravenclaw penuh tragedi, terutama karena hubungannya dengan putrinya, Helena Ravenclaw, yang kelak dikenal sebagai Grey Lady, hantu penghuni kastil.
Slytherin: Ambisi dan Kepemimpinan
Salazar Slytherin menekankan ambisi, kecerdikan, dan kepemimpinan. Namun, ia juga memiliki pandangan kontroversial bahwa hanya penyihir berdarah murni yang layak belajar di Hogwarts. Pandangan ini akhirnya memicu perselisihan dengan pendiri lain.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
