Cerita The Hunger Games, foto: IMDb
JawaPos.com – The Hunger Games menjadi film series yang ikonik bagi penggemar genre aksi dan politik. Film yang dirilis sejak tahun 2012 ini membawa tokoh utama yang merupakan seorang gadis berlatar belakang miskin, Katniss Everdeen.
Secara tidak sengaja, takdir membawanya ke tempat-tempat paling berbahaya. Pada akhirnya, Katniss yang diperankan oleh aktris papan atas Hollywood, Jennifer Lawrence ini berjuang untuk meruntuhkan tembok aturan dan kesenjangan yang telah lama berlangsung di kota tempat tinggalnya.
Menariknya, perjuangan Katniss melawan ketidakadilan ini justru mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak. Hingga akhir perjuangannya, Katniss bahkan masih harus merasakan kepedihan mendalam.
Bagi Anda yang ingin mengetahui cerita selengkapnya dari film The Hunger Games sejak awal, ulasan ini bisa menjadi referensi. Melansir dari IMDB, berikut ulasannya.
Baca Juga: 4 Deretan Fakta ‘The Hunger Games: Sunrise on the Reaping’ yang Dinilai Hadirkan Aksi Lebih Baru
Film pertama ini memperkenalkan kita pada Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence), gadis 16 tahun dari Distrik 12 yang miskin. Ketika nama adik perempuannya, Primrose, terpilih untuk Hunger Games ke-74, Katniss tanpa ragu secara sukarela menggantikan tempatnya.
Bersama Peeta Mellark (Josh Hutcherson), persembahan laki-laki dari distrik yang sama, mereka dibawa ke Capitol yang mewah dan kejam. Di bawah bimbingan mentor Haymitch Abernathy (Woody Harrelson), mereka harus berjuang keras untuk bertahan hidup di arena mematikan.
Katniss dan Peeta berhasil memanipulasi Gamemakers dengan ancaman bunuh diri bersama, memaksa mereka mengizinkan dua pemenang dari distrik yang sama. Tindakan pembangkangan ini menanam benih pemberontakan, menjadi awal dari cerita lengkap The Hunger Games dari awal yang akan mengguncang Panem.
Enam bulan setelah kemenangan mereka, Katniss dan Peeta dipaksa melakukan "Victory Tour" ke seluruh distrik. Presiden Snow (Donald Sutherland) mengunjungi Katniss, mengungkapkan bahwa tindakannya di arena telah menginspirasi pemberontakan di antara distrik-distrik.
Untuk menekan gejolak ini, Snow mengumumkan Quarter Quell ke-75, di mana persembahan akan dipilih dari para pemenang Hunger Games sebelumnya. Katniss dan Peeta pun kembali ke arena, kali ini bersekutu dengan pemenang lainnya untuk melawan Capitol.
Di akhir film, Katniss diselamatkan oleh pemberontak dari Distrik 13, sementara Peeta justru ditangkap oleh Capitol. Ini adalah bagian penting dari cerita lengkap The Hunger Games dari awal yang semakin memanas.
Katniss terbangun di Distrik 13, sebuah distrik bawah tanah yang diyakini telah dihancurkan, namun kini menjadi pusat pemberontakan. Presiden Alma Coin (Julianne Moore) dan Plutarch Heavensbee (Philip Seymour Hoffman) meyakinkan Katniss untuk menjadi ‘Mockingjay’, simbol pemberontakan.
Katniss merekam video propaganda yang menginspirasi distrik-distrik untuk bersatu melawan Capitol. Sementara itu, Peeta muncul dalam siaran Capitol, yang menunjukkan bahwa ia telah dicuci otak.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
