Film animasi dalam negeri “Merah Putih One for All” . (Istimewa).
JawaPos.com - Berbagai tudingan negatif bermunculan dari netizen di media sosial seiring film animasi Merah Putih One For All menjadi sorotan publik luas dan menuai kontroversi.
Film ini sempat disebut sebagai film project menghabiskan dana kementerian mencapai Rp 6,7 miliar. Meski pada akhirnya dikonfirmasi bahwa ini tidak benar dan dipastikan merupakan fitnah yang nyata.
Toto Soegriwo selaku produser film animasi Merah Putih One For All mengatakan, dampak dari sentimen negatif ke film ini sangat besar kepada dirinya secara pribadi.
"Apalagi melakukan tindakan korupsi atau memanfaatkan uang haram sebagaimana yang dituduhkan," kata Toto Soegriwo dalam keterangan resminya.
Dia juga mengatakan, dampak negatif tidak hanya dirasakan Toto Soegriwo secara pribadi, tapi juga dirasakan oleh istri dan anak-anaknya.
"Istri dan anak-anak saya saat ini mengalami tekanan mental dan rasa tertekan akibat hujatan yang tersebar," ungkap Toto Soegriwo.
Oleh sebab itu, dia meminta netizen dan para pengguna media sosial untuk berhenti menyebarkan informasi tidak benar menjurus ke arah fitnah di media sosial. Sebab, dampaknya sangat besar untuk dirinya dan keluarga.\
Terkait dana Rp 6,7 miliar dari kementerian, Toto Soegriwo memastikan bahwa kabar tersebut sama sekali tidak benar. Menurut dia, film Merah Putih One For All tidak mendapat suntikan dana dari lembaga pemerintahan satu rupiah pun.
"Demikian klarifikasi ini saya sampaikan dengan tulus dan sejujur-jujurnya, demi menjaga kebenaran informasi dan nama baik saya. Besar harapan saya agar publik dapat memahami duduk persoalan yang sebenarnya, sehingga saya dapat kembali menjalani kehidupan dan berkarya dengan tenang," tandasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
