Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Agustus 2025 | 02.09 WIB

Produser Buka Suara Dituding Terima Dana Rp 6,7 Miliar untuk Film Animasi Merah Putih One For All

Film animasi dalam negeri “Merah Putih One for All” . (Istimewa). - Image

Film animasi dalam negeri “Merah Putih One for All” . (Istimewa).

JawaPos.com -  Santer beredar kabar bahwa film animasi Merah Putih One For All mendapat suntikan dana sebesar Rp 6,7 miliar dari Kementerian Ekonomi Kreatif. Hal itu secara tegas dibantah oleh produser filmnya.

Toto Soegriwo selaku Produser produser film Merah Putih One For All menyatakan kabar tersebut tidak benar dan informasi yang beredar sama sekali tidak dapat dipertanggungjawabkan. 

"Menanggapi tudingan yang beredar luas di media sosial mengenai dugaan penerimaan dana sebesar Rp 6,7 miliar dari pemerintah untuk produksi film animasi Merah Putih One For All, dengan tegas menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan merupakan fitnah keji," kata Toto Soegriwo dalam keterangan resminya.

Dia menegaskan tidak menerima dana satu rupiah pun dari pemerintah. Proses produksi film Merah Putri One For Alla merupakan project urunan secara suka rela melibatkan sejumlah pihak di luar pemerintah. 

"Apalagi melakukan tindakan korupsi atau memanfaatkan uang haram sebagaimana yang dituduhkan. Isu ini tidak hanya menyerang pribadi saya, tetapi juga berdampak serius terhadap keluarga, istri, dan anak-anak saya yang kini mengalami tekanan mental dan rasa tertekan akibat hujatan yang tersebar," paparnya.

Lebih lanjut dinyatakan Toto Soegriwo, pemerintah melalui Irene Umar selaku Wakil Menteri Ekonomi Kreatif telah memberikan klarifikasi resmi tidak memberikan fasilitas apa pun terhadap film Merah Putih One For All.

"Bahwa pada saat menerima audiensi tim Merah Putih One For All, beliau hanya memberikan sejumlah masukan terkait cerita, karakter, visual (look & feel), trailer, dan aspek kreatif lainnya sebagaimana beliau lakukan kepada setiap pihak yang beraudiensi. Beliau tidak memberikan bantuan finansial maupun fasilitas promosi kepada film ini," ungkapnya.

Selain itu, dia juga meminta para pengguna media sosial untuk tidak lagi menyebarkan informasi yang tidak benar tentang film animasi Merah Putih One For All.

"Kami memohon kepada masyarakat dan warganet untuk tidak serta-merta ikut menyebarkan informasi yang tidak benar, serta menghentikan segala bentuk hujatan, fitnah, dan serangan tanpa dasar," tuturnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore