
Film animasi dalam negeri “Merah Putih One for All” . (Istimewa).
JawaPos.com - Santer beredar kabar bahwa film animasi Merah Putih One For All mendapat suntikan dana sebesar Rp 6,7 miliar dari Kementerian Ekonomi Kreatif. Hal itu secara tegas dibantah oleh produser filmnya.
Toto Soegriwo selaku Produser produser film Merah Putih One For All menyatakan kabar tersebut tidak benar dan informasi yang beredar sama sekali tidak dapat dipertanggungjawabkan.
"Menanggapi tudingan yang beredar luas di media sosial mengenai dugaan penerimaan dana sebesar Rp 6,7 miliar dari pemerintah untuk produksi film animasi Merah Putih One For All, dengan tegas menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan merupakan fitnah keji," kata Toto Soegriwo dalam keterangan resminya.
Dia menegaskan tidak menerima dana satu rupiah pun dari pemerintah. Proses produksi film Merah Putri One For Alla merupakan project urunan secara suka rela melibatkan sejumlah pihak di luar pemerintah.
"Apalagi melakukan tindakan korupsi atau memanfaatkan uang haram sebagaimana yang dituduhkan. Isu ini tidak hanya menyerang pribadi saya, tetapi juga berdampak serius terhadap keluarga, istri, dan anak-anak saya yang kini mengalami tekanan mental dan rasa tertekan akibat hujatan yang tersebar," paparnya.
Lebih lanjut dinyatakan Toto Soegriwo, pemerintah melalui Irene Umar selaku Wakil Menteri Ekonomi Kreatif telah memberikan klarifikasi resmi tidak memberikan fasilitas apa pun terhadap film Merah Putih One For All.
"Bahwa pada saat menerima audiensi tim Merah Putih One For All, beliau hanya memberikan sejumlah masukan terkait cerita, karakter, visual (look & feel), trailer, dan aspek kreatif lainnya sebagaimana beliau lakukan kepada setiap pihak yang beraudiensi. Beliau tidak memberikan bantuan finansial maupun fasilitas promosi kepada film ini," ungkapnya.
Selain itu, dia juga meminta para pengguna media sosial untuk tidak lagi menyebarkan informasi yang tidak benar tentang film animasi Merah Putih One For All.
"Kami memohon kepada masyarakat dan warganet untuk tidak serta-merta ikut menyebarkan informasi yang tidak benar, serta menghentikan segala bentuk hujatan, fitnah, dan serangan tanpa dasar," tuturnya.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
