
Poster M3GAN 2.0. (Istimewa)
JawaPos.com - Pada 2022 lalu, sutradara Gerard Johnstone menukangi sebuah film horor berjudul M3GAN. Film yang bercerita tentang sebuah boneka sahabat anak berbasis Artificial Intelligence (AI) yang kemudian berubah menjadi mesin pembunuh ini mendapat apresiasi yang cukup besar dari penikmat film.
Berangkat dari respons positif film pertama, Gerard Johnstone kemudian menggarap sekuelnya tiga tahun kemudian dengan judul M3GAN 2.0. Film ini masih dibintangi oleh beberapa lakon utama di rilisan terdahulunya, seperti Allison Williams, Violet McGraw, Brian Jordan Alvarez dan Jen Van Epps. Amie Donald dan Jenna Davis juga masih didapuk untuk menjadi sosok M3GAN dan pengisi suaranya.
Namun, berbeda dengan film pertamanya yang sangat kental dengan nuansa horor, M3GAN 2.0 boleh dibilang jauh sekali dari kesan menyeramkan. Film ini malah lebih layak disebut sebagai film superhero yang mengisahkan sebuah robot dalam misi menyelamatkan dunia.
M3GAN 2.0 mengambil latar dua tahun setelah tragedi berdarah yang terjadi di M3GAN, di mana seorang pencipta robot bernama Gemma (Allison Williams) dan keponakannya Cady (Violet McGraw) berhasil bertahan hidup dari teror M3GAN, boneka robot yang semestinya menjadi mainan masa depan untuk anak-anak namun malah melakukan serangkaian pembunuhan sadis.
Gemma awalnya memprogram M3GAN, yang merupakan kependekan dari Model 3 Generative Android, untuk melindungi Cady. Namun, perintah yang diproses mentah-mentah oleh mesin yang tidak bisa menalar dan berlogika tersebut membuat M3GAN tidak segan mencabut nyawa siapapun yang mencoba menyakiti Cady.
Baik Gemma maupun Cady pun menjalani hidup normal setelah kejadian itu, sampai tiba-tiba muncul sebuah robot bernama AMELIA (Ivanna Sakhno) yang mengamuk dan membuat kekacauan skala global. Gemma, yang tidak tahu menahu soal AMELIA, ikutan kena getahnya setelah pihak berwajib menemukan fakta bahwa AMELIA didesain berdasarkan teknologi yang diciptakan untuk membuat M3GAN.
Berangkat dari keresahan itu, Gemma pun tidak punya pilihan selain kembali membangkitkan M3GAN dan memberikannya tubuh baru yang lebih kuat untuk mencegah AMELIA menghancurkan dunia. Cady pun pada akhirnya ikut terseret dalam misi penyelamatan umat manusia ini.
Berdurasi selama 120 menit, harus diakui bahwa sutradara Gerard Johnstone betul-betul mengambil langkah berani dan penuh risiko dalam M3GAN 2.0. Jika Anda adalah orang yang menganggap bahwa M3GAN merupakan sebuah film bagus dan punya ekspektasi yang sama di film keduanya, maka bersiaplah untuk kecewa. Pasalnya, genre yang diusung ini hampir 180 derajat dengan prekuelnya yang menawarkan kengerian dan kebrutalan.
Unsur horor dan gore dalam film ini betul-betul hampir tidak ada jika dibandingkan dengan film pertamanya. Seolah ingin membuat M3GAN 2.0 lebih bisa diterima oleh semua kalangan dan mengubah image M3GAN menjadi lebih positif, Gerard Johnstone justru lebih mengedepankan unsur action dan komedi. Alhasil, identitas franchise yang sudah dibangun sedemikian rupa di film pertama pun hilang begitu saja dengan hadirnya sekuel ini.
Kondisi ini juga semakin diperburuk dengan adanya banyak plot hole di sepanjang cerita. Tidak pernah dijelaskan secara gamblang bagaimana M3GAN ternyata selama ini tidak pernah mati seutuhnya walau program AI di kepalanya sudah dihancurkan di film pertama. Adegan di mana M3GAN secara diam-diam tanpa sepengetahuan Gemma dan Cady berhasil membangun sebuah bunker raksasa di bawah tanah rumah dengan peralatan super canggih pun masih susah diterima akal sehat bahkan untuk film fiksi sekalipun.
Untungnya, para lakon di dalamnya bisa menjalankan peran mereka masing-masing dengan sangat baik. Chemistry yang sudah terbangun dari film pertama juga masih bisa dipertahankan dan begitu terasa dalam setiap dialognya. Kehadiran AMELIA sebagai antagonis utama juga sukses memberikan warna tersendiri.
Adegan-adegan action di dalam film ini pun layak mendapatkan apresiasi. Pengembangan karakter M3GAN dari sebuah boneka robot yang tadinya hanya bisa mematuhi perintah pun bereskalasi menjadi sosok yang mulai bisa memahami perasaan manusia.
Secara keseluruhan, M3GAN 2.0 adalah film yang cukup menghibur dan layak disaksikan. Hanya saja, jangan berharap bahwa film ini akan menawarkan adegan-adegan seram penuh jump scare yang lebih memacu adrenalin dari prekuelnya. Pendek kata, M3GAN 2.0 adalah sebuah film yang mengisahkan transformasi boneka robot pembunuh yang bertransformasi menjadi superhero penyelamat dunia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
