
Vokalis grup musik dangdut Soneta Group Rhoma Irama.
JawaPos.com - Raja Dangdut Rhoma Irama angkat bicara terkait pelanggaran hak cipta yang saat ini ramai dipersoalkan oleh pencipta lagu terhadap sejumlah penyanyi seperti Agnez Mo, Vidi Aldiano, dan Lesti Kejora.
Yang memprihatinkan, permasalahan ini kemudian dibawa ke ranah hukum yang tentunya bisa membawa dampak tidak sepele pada ekosistem musik di Tanah Air.
"Kita menyayangkan ini (sampai berkonflik di pengadilan). Karena yang namanya penyanyi dan pencipta, dua adalah satu, satu adalah dua. Keduanya saling membutuhkan," ujar Rhoma Irama dalam podcast di kanal YouTube Rhoma Irama Official.
Peraih banyak sekali penghargaan baik dalam dan luar negeri itu menganggap wajar apabila terjadi gesekan antara pencipta lagu dan penyanyi. Namun yang disesalkan Rhoma Irama, permasalahan ini harus berujung ke pengadilan.
"Satu profesi clash dengan profesi yang lain. Kok kayak begini nih penyelesaiannya? Kesalahpahaman diantara seniman sebaiknya dilakukan secara musyawarah, secara kekeluargaan," ucap Rhoma Irama.
Ketika permasalahan di dunia musik dibawa ke pengadilan, bagi Rhoma Irama, malah membuat industru musik terlihat menakutkan. "Ketika dituntut ke pengadilan, dunia seni malah kayak menyeramkan. Dunia seni kan harusnya menyejukkan," kata Rhoma.
Dia tidak menyalahkan pencipta lagu yang menuntut royalti kepada penyanyi yang menggunakan lagunya. Yang disalahkan Rhoma Irama adalah pasal dalam UU Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014 dimana terdapat ambigu, bahkan saling bertentangan dan menjadi sarang konflik.
"Yang salah adalah ada ambigu di UU Hak Cipta. Ambigu antara Pasal 9 dan Pasal 23. Pasal 9 kurang lebih isinya begini, penyanyi harus minta izin kepada pencipta untuk melakukan aktivitas berdampak ekonomi. Diantaranya saat akan manggung, penyanyi harus mendapat izin dari pencipta," tuturnya.
"Sementara di Pasal 23, penyanyi boleh mebawakan lagu ciptaan tanpa izin kepada pencipta dengan catatan membayar royalti kepada LMK," imbuh Rhoma Irama.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
