Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Mei 2025 | 17.12 WIB

HYBE Umumkan Penjualan Seluruh Saham di SM Entertainment kepada Tencent Music Senilai Rp 2,8 Triliun

Ilustrasi gedung HYBE Corporation (Allkpop)

JawaPos.com - HYBE Corporation, salah satu agensi hiburan terbesar di Korea Selatan, secara resmi mengumumkan bahwa mereka akan melepaskan seluruh kepemilikan sahamnya di SM Entertainment, yang juga merupakan salah satu perusahaan hiburan ternama di industri K-pop.

Langkah tersebut menandai penutupan babak investasi yang dimulai sejak tahun 2023 lalu.

Melansir dari laman Allkpop, berdasarkan dokumen pengajuan resmi yang disampaikan kepada Layanan Pengawasan Keuangan Korea pada Selasa (27/5), HYBE dikabarkan akan menjual kurang lebih 2,21 juta saham yang dimilikinya di SM Entertainment kepada Tencent Music Entertainment Group.

Tencent Music Entertainment Group sendiri merupakan perusahaan raksasa asal Tiongkok yang bergerak di bidang musik digital.

Total nilai transaksi tersebut mencapai sekitar KRW 243 miliar won Korea atau sekitar Rp 2,8 triliun dengan kurs Rp 11,85 per KRW.

Proses penjualan ini akan dilakukan melalui mekanisme kesepakatan blok (block deal), yang artinya seluruh saham akan ditransaksikan secara langsung dalam jumlah besar kepada satu pihak pembeli tanpa melalui proses jual beli biasa di pasar terbuka.

Transaksi ini akan dijadwalkan berlangsung pada Jumat (30/5) mendatang, segera setelah jam perdagangan saham ditutup, dengan harga per lembar saham yang telah disepakati sebesar KRW 11 ribu atau sekitar Rp 1,3 juta.

Dengan keputusan ini, HYBE secara resmi mengakhiri keterlibatannya sebagai pemegang saham di SM Entertainment, yang sempat menarik perhatian luas saat pertama kali mengakuisisi sebagian saham perusahaan tersebut dua tahun lalu.

Kala itu, langkah HYBE dianggap sebagai upaya ekspansi strategis dalam memperkuat pengaruhnya di pasar hiburan Korea Selatan.

Penjualan ini dipandang sebagai bagian dari strategi internal HYBE dalam menata kembali fokus dan arah bisnisnya, termasuk kemungkinan untuk memperkuat portofolio artis dan kontennya sendiri, daripada mempertahankan kepemilikan di perusahaan pesaing.

Ke depannya, dunia industri hiburan K-pop akan terus mencermati bagaimana langkah ini akan memengaruhi dinamika antara agensi besar di Korea Selatan, termasuk kemungkinan kolaborasi ataupun kompetisi yang lebih ketat dalam mengembangkan artis, teknologi hiburan, dan ekspansi global.

 ***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore