
Frieren, anime yang mengandung banyak quotes dan momen yang menyentuh hati (Dok. The Gamer)
JawaPos.com - Frieren: Beyond Journey's End adalah anime yang mengisahkan tentang hidup panjang, menghargai orang yang kita temui sepanjang perjalanan, dan memahami ikatan yang menyatukan sesama manusia. Setelah mengalahkan Raja Iblis bersama rekan-rekannya, Frieren yang sebelumnya menyesal karena belum menghargai waktu, kini memulai perjalanan baru yang membantunya memahami kemanusiaan lebih dalam.
Wajar sekali anime ini menyentuh peringkat 1 di MyAnimeList.com, karena menyuguhkan banyak momen tenang yang diiringi pertanyaan eksistensial tentang hidup dan kematian. Dalam dunia yang fana dan singkat, yang paling penting bukanlah berapa lama seseorang hidup, melainkan apa yang dilakukan dalam waktu yang ada.
Dengan banyak kutipan yang mengajak untuk berpikir, serta yang merangkum filosofi dari karakter-karakter yang kita temui sepanjang cerita, berikut quotes-quotes terbaik di anime Frieren: Beyond Journey's End, mengutip dari TheGamer.com:
Peringatan: Mengandung Spoiler!
6. "It's what Himmel the Hero would have done." – Frieren, Eisen, dan Heiter
"Itu yang akan dilakukan Himmel sang Pahlawan." – Frieren, Eisen, dan Heiter.
Ungkapan ini menunjukkan betapa dalamnya pengaruh Himmel terhadap orang-orang di sekitarnya. Tindakan baik yang dilakukan Frieren dan teman-temannya di kemudian hari (bahkan setelah Himmel tidak ada) sering kali dilakukan karena mereka bertanya pada diri sendiri, "Apa yang akan dilakukan Himmel?" Warisan Himmel bukanlah sihir atau kekuatan, melainkan nilai-nilai yang dia tanamkan.
5. "There is nothing wrong with being a fake hero." – Himmel
"Tidak ada yang salah menjadi pahlawan palsu." – Himmel. Kutipan ini muncul saat Himmel gagal menarik pedang legendaris, simbol dari pahlawan sejati. Walaupun dia sudah berusaha berkali-kali, ia tak patah semangat. Menurut Himmel, yang penting bukanlah ramalan atau simbol, melainkan tindakan nyata. Ia membuktikan bahwa ketulusan dan keberanian lebih penting daripada pengakuan.
4. "You're a man right? Let’s settle this with our fists." – Denken
"Kau laki-laki, kan? Mari selesaikan ini dengan tinju." – Denken. Meskipun banyak karakter di anime ini diperkenalkan mampu menggunakan mana mereka untuk menciptakan sihir, pada akhirnya mereka tetaplah manusia biasa. Denken menyadari hal ini selama ujian sihir. Ketika waktu hampir habis dan penghalang pelindung dihancurkan oleh Frieren, menangkap salah satu burung terkuat menjadi hal yang mustahil.
Namun, hal itu berubah ketika kelompok lain menggenggam erat hasil tangkapan mereka. Untuk merebut burung tersebut, Denken dan kelompoknya perlu bertarung. Namun sebagai penyihir, mereka sudah kehabisan mana untuk bertarung. Tetapi sebagai manusia, tinju adalah bentuk pertarungan yang paling mendasar. Ini menunjukkan tekad Denken untuk lulus ujian, karena ia rela bertarung seperti seorang pria, bukan sebagai penyihir, demi meraih kemenangan.
3. "Meals are a time of joy, not stress, and we’re all here for the same reason." – Denken
"Waktu makan adalah saat untuk bersuka cita, bukan stres. Kita semua di sini karena alasan yang sama." – Denken. Meski bersaing dalam ujian penyihir, para karakter tetap bisa duduk di tempat makan yang sama tanpa permusuhan. Ini adalah pengingat bahwa, meski kita bersaing dalam hidup, tetaplah ada momen yang seharusnya kita nikmati bersama dalam damai.
2. "Death isn’t the only goodbye in this life." – Wirbel
"Kematian bukan satu-satunya bentuk perpisahan dalam hidup ini." – Wirbel. Wirbel menyadari bahwa lupa akan wajah seseorang yang dulu penting juga bisa menjadi bentuk perpisahan. Quotes ini menyentuh sisi emosional dari kehilangan, karena kehilangan bukanlah hanya melalui kematian, tetapi juga saat memori-memori terhadap orang tersebut memudar.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
