Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 April 2025 | 13.45 WIB

Drama Komedi Penuh Tawa dan Perjuangan, Film Mendadak Dangdut Siap Menyapa 30 April 2025

Film Mendadak Dangdut (Dok. Istimewa)

JawaPos.com - Sinemart dan Amadeus Sinemagna resmi menggelar rangkaian Press Screening, Conference, dan Gala Premiere untuk film Mendadak Dangdut di XXI Epicentrum, Jakarta pada Selasa (22/4). 

Acara ini dihadiri oleh deretan bintang yang membintangi film ini seperti Anya Geraldine, Keanu Angelo, Nurra Datau, Wika Salim, Opie Kumis, Adi Sudirja, Dwi Sasono.

Tak hanya itu, tampak hadir sutradara Monty Tiwa, serta produser dan eksekutif produser dari Sinemart serta Amadeus Sinemagna.

Malam gala yang penuh kehangatan ini tak hanya dipadati oleh media dan undangan, tetapi juga diwarnai oleh gelak tawa, rasa haru, dan antusiasme tinggi dari para penonton yang sudah tidak sabar menyaksikan film yang menyajikan.

Bahkan cerita tentang perjuangan, mimpi, dan identitas musik dangdut yang sangat lekat dengan budaya Indonesia.

1. Lebih dari Sekadar Goyang, Bersama Merayakan Dangdut sebagai Identitas Musik Bangsa

Mengusung genre drama komedi, Mendadak Dangdut tak hanya akan mengajak penonton tertawa lewat deretan karakter yang kocak dan kisah yang ringan, tapi juga mengajak mereka menyelami cerita keluarga yang penuh makna. 

Film ini memperlihatkan bagaimana seseorang bisa terjebak dalam situasi sulit, namun dengan keteguhan hati dan cinta pada keluarga, ia mampu menghadapi segala rintangan.

Tak ketinggalan, film ini juga menjadi sebuah penghormatan bagi musik dangdut yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas musik Indonesia. 

Dengan cerita yang mengangkat dangdut sebagai latar, Mendadak Dangdut membawa pesan kebanggaan akan budaya lokal dan memperkenalkan dangdut sebagai musik yang bisa dinikmati oleh siapa saja, lintas generasi maupun kelas sosial.

"Lewat film ini kami ingin menunjukkan bahwa dangdut itu bukan hanya tentang musik pinggiran, tapi bagian dari jati diri Indonesia. Harapannya, film ini bisa jadi pionir bagi sinema Indonesia untuk semakin berani mengangkat dangdut sebagai identitas musik bangsa," ungkap Eksekuif Produser, David Setiawan Suwarto.

Film ini juga menjadi ajang pembuktian bagi aktris Anya Geraldine yang dipercaya memerankan karakter Naya, yang hidupnya mendadak jungkir balik ketika terpaksa banting setir menjadi penyanyi dangdut di jalur pantura.

Menurut sutradara Monty Tiwa, pemilihan Anya bukan semata-mata karena popularitas, melainkan karena kapasitasnya sebagai aktor yang memiliki spektrum emosi luas dan mampu menjangkau kompleksitas cerita. 

"Anya adalah aktor dengan jangkauan emosi yang luas. Ia punya kualitas yang dibutuhkan untuk membawakan karakter dalam cerita yang penuh keberagaman," ujar Monty Tiwa.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore