Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 November 2023 | 19.51 WIB

Di Film Budi Pekerti, Prilly Latuconsina Dituntut Keluarkan Air Mata dari Mata Kiri, Alasannya Menarik!

Prilly Latuconsina.

JawaPos.com – Film teranyar garapan Wregas Bhanuteja yakni Budi Pekerti, telah mengudara di bioskop Indonesia hari ini, Kamis (2/11). Selain karena cerita yang sarat makna, daya tarik film Budi Pekerti juga didukung oleh adanya sederet aktor dan aktris kenamaan tanah air.

Budi Pekerti menggandeng aktor dan aktris populer, dengan kemampuan akting yang tak perlu ditanyakan lagi, seperti Prilly Latuconsina, Angga Yunanda, Sha Ine Febriyanto, Dwi Sasono, Omara Esteghlal, Ari Lesmana, dan lainnya.

Produksi film Budi Pekerti yang sebagian besar dilakukan di Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) ini, memaksa para pemain untuk berakting dengan dialeg Jawa khas Jogja. Tentunya, ini menjadi tantangan baru bagi para artis ibu kota.

Prilly Latuconsina, membagikan pengalamannya berakting untuk film Budi Pekerti. Ia yang sudah berpengalaman dengan aneka peran, mengaku bahwa peran Tita dalam film ini tidaklah mudah. Bahkan, ia harus menjalani proses reading dan belajar Bahasa Jawa amat lama.

“Aku mempelajari hal baru sama Kak Wregas dan aku bersyukur banget bisa jadi bagian dari Budi Pekerti ini karena aku ngerasa jadi kayak sekolah akting lagi,” kata Prilly, dilansir dari Radar Tuban (Jawa Pos Group), Kamis (2/11).

“Belajar Bahasa Jawa tiga bulan, reading, terus reading-nya bukan bareng sama pemain aja, tapi, juga ada sesi berdua sama Kak Wregas,” tambahnya.

Aktris 27 tahun itu mengungkapkan, bahwa Wregas adalah sosok sutradara yang amat detail dengan apa yang ingin dihasilkannya dalam sebuah adegan. Terlebih lagi, bagi peran Tita yang dirasa Prilly cukup menantang.

Dalam film Budi Pekerti, Tita diceritakan sebagai anak perempuan yang selalu memendam emosinya sendiri. Tita berkepribadian kuat dengan sorot mata yang tajam dan ekspresi wajah yang datar. Tentunya, peran ini menjadi hal baru bagi Prilly.

“Mungkin kalau pernah nonton film aku sebelumnya, aku biasanya kalau akting tuh ‘meledak’, nangis, ya, nangis. Ketawa, ya, ketawa,” tambahnya.

Selain itu, tokoh Tita juga digambarkan sebagai perempuan yang lebih banyak diam dalam menyingkapi suatu masalah. Kepribadian Tita yang demikian, akan membuat penonton bisa membaca emosinya meski lewat tatapan mata saja.

Prilly mengaku mendapatkan banyak hal baru dari kerjasamanya dengan Wregas Bhanuteja. Menurutnya, Wregas kerap meminta agar dirinya melakukan improvisasi dalam sebuah adegan yang dimainkan.

Wregas sendiri memang dikenal sebagai sutradara yang jeli dengan setiap hal-hal sepele. Acapkali, hal-hal kecil itu diperhatikan sebagai simbol suatu pemaknaan yang mendukung adegan yang sedang dimainkan.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore