Film horror Kuasa Gelap (Instagram @astridtiar127)
JawaPos.com – Ruang lingkup perfilman Indonesia identik dengan genre horor. Namun, film horor Kuasa Gelap menghadirkan suasana yang berbeda. Film ini terinspirasi dari kegiatan eksorsisme, yaitu pengusiran setan dengan upacara tertentu di gereja Katolik.
Dengan mengusung tema yang berbeda dengan film horor lainnya, film ini tidak akan membosankan. Film produksi Ideosource Entertainment dan Paragon Pictures ini telah menetapkan konfigurasi pemain serta jadwal syuting.
Kuasa Gelap mengusung tema eksorsisme berbasis ajaran agama Katolik layaknya The Exorcism tahun 1972 yang legendaris. Film ini akan digarap sineas Bobby Prasetyo yang mencetak box office lewat Pamali.
Eksorsisme merupakan sebuah ritual pembersihan untuk mengeluarkan roh jahat atau setan pada manusia ataupun tempat yang dianggap angker. Ritual eksorsisme sudah dilakukan sejak lama dalam berbagai kepercayaan agama.
Di lingkup Katolik, eksorsisme ini biasa dilakukan oleh Pastor, Biarawan atau pun sosok yang dianggap memiliki kemampuan dalam pengusiran setan.
Orang yang melakukannya disebut dengan eksorsis. Biasanya pelaku eksorsisme menggunakan doa, mantra, simbol keagamaan, maupun media religius lainnya seperti air suci.
Selain menggunakan doa, mantra, atau menggunakan simbol keagamaan dan media religius, eksorsis biasanya merapalkan doa-doa serta meminta bantuan kepada Tuhan untuk ikut campur dalam melakukan ritual tersebut.
Eksorsisme sendiri sudah aja sejak dahulu kala berdasarkan dari berbagai kepercayaan yang ada di dunia selama masa prasejarah. Ritual ini sudah sering dilakukan pada zaman kuno dan terus berlanjut hingga masa sekarang, meskipun sudah jarang dilakukan.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Tinjau Dampak Gempa Bumi: Percepat Perbaikan Sekolah, Tempat Ibadah, dan Rumah Warga
Ketika memasuki Masa Pencerahan, praktek eksorsisme sudah mulai ditinggalkan oleh kelompok religius karena nilai pentingnya sudah mulai berkurang. Meskipun sudah jarang dilakukan pada masyarakat Eropa Barat, praktek Eksorsisme sendiri masih sering dilakukan oleh masyarakat Eropa Timur dan Afrika pada Abad ke 20.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
