
Photo
JawaPos.com - Sekuel film Doctor Strange, yakni Doctor Strange in The Multiverse of Madness akan segera tayang pada 6 Mei pekan depan. Dalam film ini, Stephen Strange terpaksa harus menjelajahi beragam semesta lain untuk menghentikan kehancuran dunia.
Dari trailer yang sudah beredar dua bulan lalu, beberapa tokoh yang akan menjadi lawan dari Doctor Strange (Benedict Cumberbatch) sudah diperlihatkan. Sebut saja seperti versi jahat dirinya sendiri di semesta lain, sampai Baron Mordo (Chiwetel Ejiofor) yang di film pertama merupakan mentornya.
Salah satu sosok lain yang cukup menarik perhatian, khususnya untuk mereka penggemar Marvel, adalah seekor monster gurita hijau bermata satu. Dalam trailer, sang monster berukuran raksasa itu mengamuk di tengah kota dan menyerang Doctor Strange dengan melempar sebuah bus.
Bagi Anda yang pernah bermain Marvel Super Heroes atau Marvel Super Heroes vs Street Fighter di konsol video game, nama monster tersebut harusnya sudah tidak asing lagi: Shuma-Gorath.
https://youtu.be/Rt_UqUm38BI
Kemunculan monster tersebut membuat para penggemar, khususnya mereka yang mengetahui betul kisah Doctor Strange, bersorak-sorai. Pasalnya, Shuma-Gorath merupakan salah satu musuh bebuyutan dari sang dokter. Keduanya sudah bertarung sejak tahun 1973, tepatnya ketika komik Marvel Premiere #10 dirilis.
Dalam komik, Shuma-Gorath merupakan sebuah entitas dengan kekuatan luar biasa yang pernah menguasai dunia pra sejarah, sebelum akhirnya dikalahkan dan diusir dari bumi oleh seorang penyihir bernama Sise-Neg.
Photo
Shuma-Gorath (Marvel)
Seiring berjalannya waktu, Shuma-Gorath berhasil menemukan jalan kembali ke bumi melalui pikiran penyihir lain berjuluk Ancient One.
Untuk mencegah Shuma-Gorath kembali ke bumi, Ancient One meminta muridnya, yakni Doctor Strange, untuk membunuhnya dan bertempur dengan Shuma-Gorath. Dari situ lah perseteruan mereka dimulai dan terus bergulir hingga ke komik-komik berikutnya.
Gargantos
Kendati demikian, ada satu fakta yang cukup mengganggu tentang monster tersebut di Doctor Strange in The Multiverse of Madness: ia bukan Shuma-Gorath.
Dikutip dari berbagai sumber, Marvel sudah mengumumkan bahwa monster tersebut bernama Gargantos. Secara desain, baik Gargantos maupun Shuma-Gorath memang memiliki banyak kesamaan: berbentuk seperti gurita, bermata satu, dan berwarna hijau.
Photo
Gargantos (Marvel)
Gargantos sendiri bukan sosok rekaan baru. Ia juga sudah pernah malang melintang di komik Marvel. Hanya saja, reputasinya tidak sebesar Shuma-Gorath lantaran ia cuma muncul di satu komik saja, yakni The Sub-Mariner (1969). Dalam komik itu, Gargantos cuma berperan sebagai tokoh minor, yakni seekor monster yang diutus oleh Emperor Naga, dan langsung dibunuh dengan cepat oleh protagonis Prince Namor.
Pertanyaan besarnya, mengapa Marvel Studios lebih memilih menggunakan nama Gargantos ketimbang Shuma-Gorath yang sudah jelas punya rekam jejak lebih baik?
Marvel Studios sendiri belum memberikan penjelasan resmi, namun jika melihat sejarah pembuatan Shuma-Gorath, nama tersebut bukan nama orisinil yang diciptakan oleh Marvel.
Nama 'Shuma-Gorath' sendiri pertama kali dikeluarkan oleh seorang penulis bernama Robert E. Howard dari cerita pendek serial Kull yang berjudul The Curse of The Golden Skull yang rilis pada era 1920-an. Hingga saat ini, dikutip dari Nerdist, segala nama yang ada di sana masih berada di bawah label Heroic Signature dan induk perusahaannya, Funcom.
Nama 'Shuma-Gorath' kemudian diadaptasi oleh editor Marvel, Roy Thomas untuk dijadikan salah satu tokoh dalam komiknya.
Meski tidak pernah ada bukti atau rekam jejak penjajakan kerja sama antara Howard atau Heroic Signature dan Marvel, namun kuat dugaan bahwa kedua perusahaan tersebut tidak mencapai kesepakatan yang pas untuk menampilkan Shuma-Gorath di Doctor Strange in The Multiverse of Madness. Hal ini yang, diduga, kemudian membuat Marvel lebih memilih menggunakan nama Gargantos.
Namun, terlepas dari fakta-fakta tersebut, Doctor Strange in The Multiverse of Madness sepertinya tetap bakal menjadi film Marvel Cinematic Universe paling seru di tahun ini. Bagi yang masih menganggap ini sebagai sebuah kenyataan yang menyebalkan, ada baiknya perasaan itu dikesampingkan. Karena, baik Gargantos atau Shuma-Gorath, monster tersebut tetap berbentuk seekor gurita raksasa bermata satu yang beringas.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
