
Photo
JawaPos.com–Film Ben & Jody yang menjadi bagian dari semesta Filosofi Kopi membawa isu menarik dengan harapan dapat memperbesar dampak sosialnya di masyarakat.
Dalam film Filosofi 1 dan 2, dampak sosial film sudah sangat terasa. Gara-gara film yang dibintangi Cicco Jerikho dan Rio Dewanto itu, dunia kopi jadi naik daun.
Profesi barista kian diminati anak-anak muda, dinilai sebagai sebuah profesi yang menjanjikan. Para petani kopi juga jadi lebih bersemangat untuk menghasilkan kopi berkualitas.
”Film Filosofi Kopi dari yang pertama dan kedua juga bukan film box office. Tapi impact besar,” kata Chicco Jerikho dalam jumpa pers di bilangan Senayan, Jakarta, Selasa (18/1).
Setelah sukses dengan mengangkat isu tentang kopi dan menghasil mengangkatnya naik level, dalam film Filosofi Kopi 3 yang berjudul Ben & Jody, juga membawa isu yang diangkat yaitu tentang konflik agraria. Itu adalah sebuah isu penting yang terjadi di Indonesia. Perusahaan-perusahaan menyerobot tanah milik warga dengan alasan pembangunan dan semacamnya.
Sutradara Angga Dwimas Sasongko mengatakan, film itu mengangkat sesuatu yang memang dekat dengan masyarakat. Bahkan ada sebuah karakter yaitu Pak Hasan yang diperankan Asrwendi Nasution, cukup unik namun benar-benar terjadi dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
”Film Ben & Jody ini menceritakan Indonesia juga sebenarnya. Karakter yang paling unik karakter Pak Hasan. Film ini menjadi penanda zaman. Karakter Pak Hasan ini, sejak awal gue mau yang memerankannya Asrwendi,” tutur Angga.
Film Ben & Jody menceritakan tentang sosok Ben (Chicco Jerikho) yang aktif membela kelompok petani melawan perusahaan. Namun dia kemudian menghilang akibat perlawanan yang dia lakukan dan pembelaannya kepada para petani.
Jody (Rio Dewanto) sebagai sahabat setia pun melakukan pencarian untuk menemukan keberadaan Ben. Perjalanan itu membuat mereka berdua harus mempertaruhkan hidup dan mati melawan gerombolan pembalak liar di bawah pimpinan Tubir (Yayan Ruhian).
Hingga akhirnya, pertemuan Ben dan Jody dengan kelompok kampung adat membuka kembali kesempatan mereka untuk melawan. Ben dan Jody dalam film digambarkan sebagai sahabat sejati, sahabat sampai mati.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
