
DUKUNG PENUH: Wali Kota Solo Gibran Rakabuming mengizinkan konser musik rock tatap mukan dengan prokes ketat. (for Jawa Pos)
Terkungkung dalam ruangan akibat pembatasan mobilitas dan kebijakan jaga jarak membuat publik rindu bersenang-senang dalam kerumunan. Kangen nonton konser. Belakangan, seiring dengan sedikit berkurangnya kasus, beberapa promotor berani menggelar konser.
---
SEGALA yang tatap muka kini makin laku. Maklum, manusia yang dipaksa beradaptasi dengan pandemi Covid-19 sudah hampir dua tahun anteng. Konser musik yang sejak 2020 berlangsung secara virtual mulai hadir dalam ruang-ruang eksklusif. Di dalam venue terbatas dengan sedikit penonton atau di luar ruangan dengan format fun dan bebas kerumunan.
Opsi kedua itu dipraktikkan Berlian Entertainment dalam konser Danamon New Live Experience Vol. 2 pada 19–21 November di Parkir Barat JIExpo Kemayoran. Konser drive-in yang menghadirkan Tulus, Bunga Citra Lestari (BCL), dan Noah itu mampu mengobati dahaga publik terhadap pergelaran musik.
’’Seru banget nonton konser @tulusm secara drive-in #newliveexperience @berlianentertainment. Ini jadi pengalaman baru untuk penyanyi dan penontonnya, tanpa mengurangi keseruan dan tetap happy dan sing along dari mobil masing-masing.’’ Demikian tulis Nola Be3 pada akun medsosnya. Sebelum melahirkan bayinya yang keempat, Nola berkesempatan menonton konser tersebut bersama keluarganya.
CEO Berlian Entertainment Dino Hamid mengatakan bahwa acara itu merupakan sekuel lanjutan volume pertama yang berlangsung tahun lalu. ”Seharusnya, planning kami Agustus, lalu November, kemudian Februari. Tapi, tahun lalu kasus Covid-19 naik lagi dan ada case yang enggak memungkinkan. Akhirnya, baru terjadi kemarin,” ungkapnya kepada Jawa Pos saat dihubungi akhir bulan lalu.
Pada konser pertama, Berlian menghadirkan Kahitna dan Afgan yang berkolaborasi dengan Armand Maulana. Konsepnya kurang lebih sama. Sedikit penampil dan kerumunan yang terkendali. Nah, bagian bikin konsep itulah yang menurut Dino paling seru.
’’Kami ngonsep bareng karena mereka juga belum pernah merasakan dan melakukan. Buat kami, ini sama-sama baru,” paparnya. Konsep musik, visual, hingga gimmick –seperti Ariel Noah yang tiba-tiba berseluncur di venue atau BCL yang tampil nge-dance– dipersiapkan dengan matang. ”Kami yakin konser virtual akan sukses kalau ada momentumnya,” tegas Dino.
Menurut pria yang juga ketua umum Asosiasi Promotor Musik Indonesia itu, konser-konser sepanjang tahun ini bakal jadi tolok ukur acara musik tahun depan. ”Kami masih dalam proses mendapat kepercayaan (dari pihak otoritas dan satgas Covid-19, Red). Terutama untuk Jakarta dan kota-kota besar yang jadi sentra event,” paparnya.
Dino berharap, industri live event berjalan beriringan dengan kepatuhan protokol kesehatan. ”Jangan sampai ada klaster (penularan) konser ke depan,” pesannya.
Sementara itu, pergelaran musik cadas Rock in Solo sedang digodok. Rencananya, konser luring itu bakal berlangsung pada 18 Desember di Convention Hall Terminal Tirtonadi, Surakarta. Firman Bolie Prasetyo, project manager event, menyatakan bahwa acara tersebut sudah lama tertunda.
Firman dan para penggawa Down for Life mengonsep acara sejak 2018. Namun, kesempatan baru datang tahun ini. Itu sejalan dengan visi pemerintah setempat yang ingin menghidupkan lagi event kebudayaan. ”Kata Mas Gibran (Rakabuming Raka, wali kota Surakarta, Red), kalau bisa mulainya tahun ini,” ujarnya.
Penyelenggara akan membatasi jumlah penonton sebanyak 500 orang saja. Tidak akan ada moshing. Acara dua jam itu bakal berlangsung dalam konsep seated. Kendati rencananya hanya ada panggung kecil, penyelenggara menjanjikan pengalaman menonton musik metal yang beda.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
