Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Agustus 2019 | 18.52 WIB

Demi Mirip Dono, Aliando Berkorban Pakai Gigi Tiruan Sampai Berdarah

Pemeran baru Warkop DKI Reborn. Mereka adalah Aliando (Dono), Adipati Dolken (Kasino), dan Randy Danistha (Indro) saat berkunjung ke Kantor Redaksi Jawa Pos, Gedung Graha Pena, Jakarta, Rabu (21/8/2019). Warkop DKI Reborn akan tayang diseluruh bioskop di - Image

Pemeran baru Warkop DKI Reborn. Mereka adalah Aliando (Dono), Adipati Dolken (Kasino), dan Randy Danistha (Indro) saat berkunjung ke Kantor Redaksi Jawa Pos, Gedung Graha Pena, Jakarta, Rabu (21/8/2019). Warkop DKI Reborn akan tayang diseluruh bioskop di

JawaPos.com - Aktor Aliando Syarief membuktikan dirinya mampu berperan sangat mirip dengan almarhum Dono dalam film 'Warkop DKI Reborn 3'. Terlihat dalam trailernya, logat, aksen, dan gestur Aliando sangat mirip dengan Dono. Kemiripan lainnya ada pada giginya yang maju.

Saat promo film di kantor Jawa Pos, Graha Pena, Jakarta, Aliando bercerita perjuangannya menggunakan gigi tiruan yang dibuat dokter gigi untuk dipasangkan ke mulutnya. Awalnya dia mengaku sangat sakit sampai berdarah.

"Kalau gigi sudah pasti dibuat dan syuting pakai itu terus. Sakit banget sampai sariawan di awal-awal, sampai berdarah," kata Aliando.

Aktor yang dikenal lewat sinetron 'Ganteng-Ganteng Serigala' itu bahkan harus mengganti gigi palsu itu sampai 5 kali. Sebab harus menyesuaikan giginya dengan rahang yang jauh berbeda dengan almarhum Dono.

"Susahnya itu menyeimbangkan langit-langit sama gigi. Itu mau ngomong saja susah. Lama juga adaptasinya. Akhirnya bisa juga," katanya.

Sang legendaris Warkop DKI, Indro menambahkan struktur kontrur wajah Aliando berbeda jauh dari Dono. Sedangkan jika mengingat Warkop DKI Reborn 1 ketika Dono diperankan oleh Abimana, justru tak jauh berbeda kontur wajahnya.

"Aliando tuh struktur giginya beda jauh sama mas Dono. Abimana masih sama rahangnya. Kalau Aliando, dimajuin banget dia enggak bisa mingkem. Sedangkan Dono mingkem. Dan gigi mas Dono kan rapi banget walaupun maju runcing gitu ya. Jadi bolak-balik sampai harus konsultasi ke dokter gigi datang ke lolasi syuting kalau masih rada sakit. Dan itu giginya ditempel pakai lem khusus agar tak mudah jatuh," ujarnya.

Photo

Aliando Syarief bercerita tentang rambut gondrong dan gaya busananya dalam film Warkop DKI Reborn. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Sejak workshop pun sudah mulai memakai gigi itu untuk menyesuaikan diri. Ketika ditanya adakah kekhawatiran penonton hilang feeling (ilfeel) melihat peran Aliando, aktor asal Arab itu hanya tersenyum. Jawaban kocak justru dilontarkan Indro.

"Ah tetap saja histeris kok cewek-cewek. Yang dilihat tetap Aliando. Justru membanggakan pasti bagi penggemarnya," kata Indro.

Tantangan lainnya bagi Aliando adalah harus menirukan aksen Jawa medok khas Dono. Menurut Indro, tantangan itu sangat sulit untuk dilakukan. Namun dia mengapresiasi semua karakter yang bisa mendekati kemiripan dengan karakter aslinya.

"Medoknya ya semirip mungkin sih ya, mas Dono itu susah karena anak Jawa banget. Baru ke Jakarta pas kuliah. Saya saja yang orang Jawa lahir di Jakarta pun susah ikutin Dono, intimya mendekati kemiripan 70 persen sudah bagus banget," tegas Indro.

Perlu diketahui, film 'Warkop DKI Reborn 3' bercerita tentang kisah agen rahasia yang menyelidiki sebuah kasus money laundry di sebuah perusahaan film. Perburuan yang dilakukan oleh Dono, Kasino, Indro di bawah asuhan Komandan Cok yang diperankan oleh Indro sebagai legendaris Warkop DKI satu-satunya.

Perburuan mereka harus sampai terbang ke negara Maroko. Peran Aliando Syarief sebagai Dono, Adipati Dolken sebagai Kasino, dan Randy Nidji sebagai Indro menjadi tantangan tersendiri bagi ketiganya untuk membuktikan kemiripan dengan aslinya kepada publik. Film ini akan tayang pada 12 September 2019.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore