
Grup Boy Band Smash yang terdiri dari Rafael, Ilham, Reza, Dicky, dan Bisma saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (12/7).
JawaPos.com - Bertahun-tahun vakum, Boyband SMASH resmi comeback bulan Juli 2018. Grup yang terkenal saat menyanyikan lagu berjudul I heart You, 2010 silam itu, kini comeback dengan enam personil.
Grup yang awalnya beranggotakan Rafael, Rangga, Bisma, Dicky, Reza, Ilham, dan Morgan ini berhasil menjadi idola baru yang digandrungi anak muda. Sempat vakum karena mundurnya Morgan dan kesibukan masing-masing personil, kini mereka akan obati rindu penggemar dengan formasi Six Man As Six Heroes (SMASH).
Single berjudul 'Fenomena' pun menjadi pertanda lahirnya kembali SMASH. Lagu yang ditulis oleh komposer asal Malaysia, Audi Mok, itu rencananya akan rilis pada 18 Juli mendatang.
Meski digubah oleh Audi Mok, personil SMASH yang mengaku banyak terlibat dalam proses penciptaannya. Keterlibatan SMASH secara langsung, banyak memberi sentuhan di sana-sini pada 'anak' mereka yang akan segera lahir.
"Lagu Fenomena ciptaan Audi mok dari Malaysia. Jadi dari album pertama sampai sekarang ketiga sama dia juga, tapi kali ini kita turun tangan dan ikut cerewet sampai segi musik, segi judulnya juga, sebelum memilih fenomena ini kita dikasih 4 lagu, salah satunya adalah fenomena dan liriknya ada beberapa bagian kita (yang buat)," kata Reza mewakili anggota SMASH saat ditemui di Epiwalk Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/7).
Bergenre tropical house, Reza yang selama vakum sempat berprofesi sebagai DJ mengaku akan ada kemungkinan dia me-remix lagunya. Selain itu, beberapa konsep baru dalam single-single SMASH selanjutnya dijanjikan akan membuat Smashblast -sebutan penggemar- tidak bosan.
"Ini (lagu fenomena) kan genrenya tropical house ya, nanti dari segi performance mungkin gua bisa sambil nge-DJ atau ngeremix, kita sih udah ada beberapa konsep supaya smashblast nggak bosen sama penampilan kita," papar Reza.
Sementara itu, lagu 'Fenomena' sendiri berkisah tentang seseorang yang dikagumi. Seseorang yang mau bagaimana caranya pun tidak akan ditemui untuk kedua kali.
"Kita ngebebasin orang berperspektif sih, tapi mungkin rata-rata orang akan berpikir lagu ini tentang One of a kind diantara yang lain, jadi gimana caranya juga mungkin nggak kita temui lagi di lingkungan kita, sepenasaran itu sama orang ini," tutup Bisma.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
