
Wiwiex Soedarno, keyboardis Powerslaves.
JawaPos.com - Musisi Wiwiex Soedarno yang merupakan keyboardis Powerslaves ternyata punya sisi lain yang tidak banyak orang tahu. Diam-diam dia ternyata adalah seorang pecinta berat kopi.
Kepada JawaPos.com, Wiwiex pun menceritakan awal mula dirinya bisa jatuh cinta pada kopi hingga sekarang.
Pada 2011, dia mengaku diajak minum kopi di sebuah kedai yang berlokasi di Bintaro oleh rekannya di Powerslaves, Anwar Fatahillah. Sejak saat itu, Wiwiex pun tertarik untuk belajar menikmati minum kopi. Bahkan, dia selalu mencari kopi khas suatu daerah ketika menggelar konser bersama Powerslaves di berbagai pulau di Indonesia.
Ketertarikan pemain keyboard andal itu kepada kopi semakin serius, buktinya Wiwiex juga membeli alat-alat peracik kopi. Kemudian, dia belajar meraciknya di sebuah museum kopi, dari teman-temannya yang sudah lebih dulu membuka kedai kopi, dan dari internet.
"Layaknya di dunia musik, saya mulai mengubah hobi menjadi pekerjaan," kata Wiwiex, Jumat (13/4).
Setelah sekian tahun mempelajari seluk-beluk kopi, Wiwiex pun tertarik terjun ke bisnis kopi. Dia kemudian menggandeng rekannya, Darwies, yang lebih berpengalaman di dunia kopi untuk membuka kedai kopi pertamanya, Rumah Kopi Banjarnegara, pada 2016.
"Saya hanya bisa meracik kopi sekadarnya, buat sendiri aja. Untuk di kedai, ada barista khusus yang benar-benar menguasai bagaimana meracik kopi," jelas Wiwiex.
Keberhasilan membuka kedai kopi pertama, membuat Wiwiex terpantik untuk membuka yang kedua. Dia bahkan bermimpi untuk membuka kedai-kedai kopi lainnya di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Jakarta.
"Saya menjalani bisnis kopi ini mencoba berangkat dari daerah dan berharap nanti bisa membuka kedai kopi lainnya di berbagai provinsi dan ekspansi ke Jakarta. Namanya bermimpi, pengin mimpi setinggi langit. Saya mencoba bikin piramida terbalik, dari kota kecil ke kota besar. Siapa tahu berhasil," lanjutnya.
Rumah Kopi 2 Banjarnegara pun kini telah dibuka Wiwiex secara resmi pada 13 April 2018 di Dipayuda 2A Banjarnegara. Dia memilih ornamen hitam putih yang menghiasi interior kedai, dan dilengkapi live musik akustik setiap hari.
Seperti halnya Rumah Kopi pertama. Di kedai kedua ini Wiwiex masih mengusung tema lokal dengan menyediakan kopi organik khas Banjarnegara. Untuk jenis Arabica proses full wash ada kopi Kalibening, Balun, Wanayasa, Kasmaran dan Babadan. Sedangkan, jenis Robustanya ada kopi Pesangkalan, Tlaga, dan juga Kalibening.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
