
Adrian Yunan bersama sang istri, Yonita Ismiyati dan anak sematawayang, Rindu di kediamannya di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan.
JawaPos.com – Ketika ditanya siapa sosok yang paling gigih membantu seorang Adrian Yunan untuk bangkit. Tentu saja, jawabannya Yonita Ismiyati, sang istri tercinta yang rela sempat keluar dari pekerjaannya untuk merawat Adrian melalui masa kritis dalam hidup, yakni putus asa dan terpuruk dalam gelap.
Semenjak kehilangan seluruh penglihatannya tahun 2010, Adrian pun memilih keluar dari band yang dirintisnya dari bawah, Efek Rumah Kaca (ERK) pada tahun 2017. Sejak saat itu, Nita, saapaan akrabnya menjadi perpanjangan tangannya dalam bermusik.
"Saya awalnya nggak ngerti sama sekali (soal musik dan editing), tapi saya otodidak demi suami," ungkap Nita kepada JawaPos.com di kediamannya di kawasan Pamulang beberapa waktu lalu.
Biasanya, Adrian membuat musik terlebih dulu, nantinya musik di edit dan dipoles oleh istrinya melalui software di komputer. Mereka bisa berjam-jam di depan komputer yang terletak di lantai dua rumah, meramu nada dan irama menjadi harmoni.
"Saya biasanya kalau bikin lagu musiknya dulu, di lantai dua sama istri. Karena kebiasaan di ERK seperti itu ya. Saya nggak bisa bikin lagu liriknya dulu atau berbarengan, jarang. Musik dulu disimpan, dibantu sama istri saya di komputer. Nanti didengerin berkali-kali, oke ini musiknya bagus, baru bisa dijadiin lagu," jelas Adrian.
Tak ingin menyerah dengan keadaan, Adrian hingga kini produktif menulis lagu. Tentu saja, dengan bantuan Nita yang menjadi mata baginya.
"Jadi kalau proses ambil nada, sesuai yang saya bisa jarinya aja. Jadi, semaksimal yang saya bisa, yang penting saya terus berkarya, lakukan apa yang saya mau," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
