Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Januari 2017 | 14.30 WIB

Wow! Carrie Fisher Meninggal, Disney Bakal Dapat Asuransi Rp 677 Miliar

DALAM KENANGAN: Carrie Fisher (kanan) dalam adegan Star Wars: The Force Awakens. Tim produksi masih memikirkan kelanjutan karakter General Leia di Episode IX. - Image

DALAM KENANGAN: Carrie Fisher (kanan) dalam adegan Star Wars: The Force Awakens. Tim produksi masih memikirkan kelanjutan karakter General Leia di Episode IX.

JawaPos.com - Mendiang Carrie Fisher masih terikat kontrak untuk bermain dalam film Star Wars sampai Episode IX. Bagaimana kelanjutan saga luar angkasa itu tanpa sosok Princess Leia Organa tersebut (yang telah menjadi General Leia di Star Wars Episode VII: The Force Awakens)?



Episode IX masih memasuki tahap preproduksi. Tentu kepergian Fisher berdampak besar. Apalagi, karakter Luke (yang diperankan Mark Hamill) dan Leia direncanakan kembali muncul dalam episode final tersebut. Dari perspektif plot, ketiadaan Leia bakal tidak mudah karena perannya krusial. Sutradara Episode IX, Colin Trevorrow, sangat excited menampilkan kembali duet Luke dan Leia. ’’Mereka adalah ikon sekaligus tokoh yang mengalami kehilangan dan tantangan besar sepanjang film,’’ kata Trevorrow dalam wawancara dengan E! tahun lalu.



Secara teknis, kita belum tahu seperti apa peran Leia di Episode VIII nanti. Apakah dia akan ’’dimatikan’’? Disney selaku pemegang hak produksi Star Wars harus memikirkan beberapa opsi. Sebelumnya, banyak film besar Hollywood yang menghadapi problem serupa. Kehilangan tokoh sentral yang tutup usia di tengah produksi. Di antaranya, Harry Potter saat Richard Harris (pemeran Profesor Dumbledore) meninggal sebelum syuting film ketiga. Karakternya digantikan Michael Gambon. Pilihan itu biasa diambil ketika sulit (atau tidak mungkin) menghilangkan karakter tersebut dari jalan cerita. Tidak mungkin cerita Harry Potter tanpa Dumbledore.



Serial Glee juga pernah mengalami problem tersebut saat Cory Monteith tewas di tengah season 4. Karena tidak mungkin menggantikan tokoh Finn Hudson dengan orang lain, tokoh pacar Rachel Berry itu dihilangkan dari serial. Dia dikisahkan meninggal.



Opsi kedua tersebut lebih mungkin diambil, yakni menghentikan karakter Leia dan menjelaskan ketidakhadirannya lewat dialog. Misalnya, yang dilakukan Lionsgate untuk Hunger Games: Mockingjay-Part 2. Ketika Philip Seymour Hoffman meninggal dalam masa produksi, adegan yang tersisa ditulis ulang, kemudian aksinya dilanjutkan karakter lain.



Namun, situasinya sedikit berbeda. Hoffman sudah menjalani syuting sebagian besar bagiannya untuk Mockingjay-Part 2. Sebaliknya, Fisher belum melakoni syuting untuk Episode IX sama sekali. Bila Disney mengambil opsi tersebut, bisa saja dilakukan sedikit pengambilan gambar untuk Episode VIII. Misalnya, menceritakan bahwa Leia meninggal dalam pertempuran. Sampai saat ini, Disney belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kelanjutan Star Wars tanpa Fisher.



Sementara itu, Disney dikabarkan bakal menerima asuransi USD 50 juta (atau sekitar Rp 677 miliar) setelah meninggalnya Fisher. Force majeure itu membuat ibu Billie Lourd tersebut tidak bisa menyelesaikan kontrak untuk film Star Wars. Sebagaimana dilansir Insurance Insider, Disney yang membeli Lucasfilm pada 2012 membikin kesepakatan dengan Lloyd’s of London untuk memproteksi segala kerugian yang mungkin timbul bila sang aktris tidak mampu menyelesaikan kontrak. (heavy/USA Today/independent/telegraph/nor/c14/na)

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore