
Detective Conan: Zero The Enforcer bisa disaksikan di CGV Cinemas.
JawaPos.com - Film terbaru Detective Conan: Zero the Enforcer, atau Zero’s Executioner telah menghiasi layar lebar bioskop di Indonesia. Film ke-22 Detective Conan yang disutradarai oleh Yuzuru Tachikawa ini diketahui telah meraih box office di negara asalnya, Jepang, dengan meraup pendapatan hingga 7,2 miliar yen atau sekitar Rp 928.5 miliar.
Film berpenghasilan tertinggi dalam sejarah franchise Conan ini telah tayang terbatas pada 22 Juli kemarin. Rencananya akan ditayangkan pada 1 Agustus 2018 di sejumlah jaringan bioskop CGV Cinemas Indonesia.
Dalam film ini diceritakan ada fasilitas baru di Teluk Tokyo Edge of Ocean yang akan dijadikan tempat Tokyo Summit. Sebanyak 22.000 petugas polisi disiapkan untuk mengamankan pertemuan yang akan dilaksanakan. Namun, sebuah ledakan berskala besar terjadi. Haibara Ai yang tidak sengaja melihat bayangan Toru Amuro atau yang dikenal dengan “Zero” yang tergabung dalam National Police Agency Security Bureau, tercengang dan menceritakannya pada Conan.
Conan pun merasa curiga dengan perilaku misterius Amuro dan menduga dia terlibat insiden pengeboman yang terjadi sebelum hari puncak. Kogoro Mouri pun diduga menjadi tersangka pengeboman karena terdapat sidik jari yang tertinggal di tempat kejadian.
Merasa ada yang aneh dari penangkapan Kogoro, Conan diam-diam menyelidiki kasus tersebut demi membebaskan Kogoro dari tuduhan. Kemudian, ketika mencoba memutuskan tuduhan terhadap Kogoro, pada saat yang bersamaan, berbagai tindak terorisme yang tidak dapat dimengerti terjadi di Tokyo.
Sementara Conan dan pihak kepolisian menyelidiki konspirasi tersembunyi dalam insiden tersebut, di hari yang sama dengan Tokyo Summit pesawat ruang angkasa tak berawak 'Hakuchō' menyelesaikan misi di Mars dan kembali ke Bumi. Namun, karena kekacauan yang terjadi akibat tindak teroris, pesawat ruang angkasa pun hilang kendali dan terancam menabrak tower tempat warga mengungsi.
Tak seperti film-film Conan sebelumnya yang menghadirkan kasus pembunuhan dengan banyak aksi pengejaran, film kali ini hanya membahas kasus terorisme dan tuduhan palsu terhadap Kogoro Mouri. Tentunya, sesuai judul film, karakter Zero lebih difokuskan di film ini.
Hal menarik lainnya dalam film adalah cara-cara pembelaan hukum terhadap Kogoro Mouri yang dibantu mantan istrinya, Eri, dan Kyoko Tachibana, si pembela yang selalu kalah, yang ternyata memiliki tujuan lain di balik pembelaannya terhadap Kogoro. Selain itu, drone ciptaan profesor Agasa dan agen detektif cilik memiliki peran untuk menyelesaikan kasus pada paruh akhir film ini.
Berdurasi 115 menit, aksi Conan membongkar identitas teroris dan menyelamatkan Kogoro Mouri layak diberi nilai 8 dari 10. Kekurangannya, adalah twist cerita yang tak terlalu sulit untuk ditebak. Namun, tentu saja aksi Conan terlalu sayang untuk dilewatkan.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
