Timothee Chalamet dalam Marty Supreme (IMDb)
JawaPos.com – Film Marty Supreme memicu perdebatan di kalangan penonton terkait karakter utama yang diperankan Timothée Chalamet.
Dilansir dari laman Variety pada Senin (5/1), Sebagian penonton menilai Marty sebagai tokoh yang tidak menarik karena sikapnya yang egois dan manipulatif. Penilaian tersebut ramai dibicarakan terutama di media sosial.
Marty digambarkan sebagai pemain tenis meja berbakat pada era 1950-an yang terobsesi pada kemenangan dan pengakuan.
Dalam perjalanannya, karakter ini kerap berbohong, berjudi, dan mengorbankan orang-orang terdekatnya demi ambisi pribadi. Sifat tersebut membuat sebagian penonton menilai Marty sebagai panutan yang buruk.
Meski demikian, ada pula penonton yang memandang Marty sebagai karakter antihero yang kompleks.
Banyak yang menilai ketidaksempurnaan Marty justru mencerminkan realitas perjuangan hidup dan ambisi manusia. Karakter ini dinilai tidak dimaksudkan untuk disukai, melainkan dipahami.
Akting Timothée Chalamet turut menjadi faktor utama dalam perbedaan penilaian tersebut.
Karisma dan gaya aktingnya dianggap mampu membuat karakter bermoral ambigu tetap menarik untuk diikuti. Bagi pendukung film ini, Chalamet berhasil menghidupkan sosok Marty secara meyakinkan.
Kontroversi juga muncul karena sebagian pihak menilai film terlalu merayakan perilaku menyimpang.
Kritik tersebut menyebut karakter Marty terlalu agresif, beracun, dan merasa berhak atas segalanya. Namun, pandangan lain menyebut kritik itu berlebihan dan cenderung moralistis.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
