
Produser sekaligus Sutradara Merah Putih One for All Erdianto. (Shafa Nadia/Jawa Pos)
JawaPos.com - Film animasi Merah Putih One for All mulai direncanakan akan dibuat pada Agustus tahun lalu berangkat dari kegelisahan tidak ada film nasional dibuat khusus untuk merayakan momen perayaan HUT Kemerdekaan RI. Hal itu berdasarkan keterangan disampaikan sutradaranya, Endiarto.
Sejak saat itu, dibuat naskah cerita dan langsung mulai digarap dengan melibatkan tim yang bersedia tidak dibayar karena memiliki visi sama ingin memberikan kado spesial untuk perayaan Hari Kemerdekaan ke-80 RI. Dengan demikian, proses penggarapannya dari tahap awal sampai film Merah Putih One for All tayang di bioskop memerlukan waktu sekitar satu tahun.
Proses penggarapan film animasi ini tidak butuh waktu lama karena tidak memulai menggambar satu persatu secara manual. Endiarto selaku sutradara film Merah Putih One for All mengakui karakter atau pendukung lainnya yang ada di film animasi Merah Putih membeli aset melalui platform digital.
Menurut Endiarto, membeli karakter atau pendukung lainnya melalui platform digital merupakan hal yang normal dan banyak dilakukan oleh perusahaan film. "Perusahaan film internasional sekaliber Hollywood juga memakai source karakter dari platform digital, kan pembeliannya paket. Seorang animator pasti memiliki source itu. Karakter-karakter itu bisa diambil dari situ, bisa juga tidak diambil mentah-mentah tapi dikombinasikan, dan lain sebagainya. Dan itu legal. Itu biasa," katanya.
Sementara itu, Sonny Pudjisasono selaku eksekutif produser film animasi Merah Putih One for All mengakui pergerakan untuk karakter-karakter dalam film ini tidak dilakukan secara manual. Tapi menggunakan alat yang langsung membuat si karakter melakukan pergerakan berdasarkan perintah.
"Kita tidak menggambar dan menggerakkannya si karakter satu persatu, bisa lama kalau begitu. Ada alat yang bisa menggerakkan si karakter secara otomatis," katanya.
Untuk proses penggarapan film animasi Merah Putih dikerjakan oleh director animasi bernama Bintang Takari. Sementara tim yang terlihat mengerjakan di bawahnya sepenuhnya dipercayakan kepada Bintang.
"Director animator saudara Bintang. Tapi dia ada bawahannya untuk mengerjakan teknis, dan itu sepenuhnya tanggung jawab dia. Kita mengerjakan yang lain," katanya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
