Film Saiyaara. (Instagram @yrf)
JawaPos.com – Pendatang baru Ahaan Panday dan Aneet Padda mencuri perhatian dalam film Saiyaara, karya terbaru sutradara Mohit Suri.
Dilansir dari laman The Hollywood Reporter India pada Selasa (22/7), Film ini menandai kembalinya Suri ke gaya khasnya yang emosional dan musikal, sekaligus menjadi proyek perdananya bersama studio besar Yash Raj Films (YRF).
Yash Raj Films (YRF) Dikenal sebagai pencipta film-film bernuansa sadboi, Suri menghidupkan kembali genre romansa melodramatik yang lama terlupakan melalui sentuhan musikal yang kuat.
Mohit Suri mengakui bahwa kekuatan utama film-filmnya terletak pada musiknya. Penonton lebih sering mengingat lagu-lagu dari filmnya dibandingkan alurnya. Dalam Saiyaara, hal tersebut terasa sangat nyata.
Lagu-lagu dalam film ini tidak sekadar menjadi pelengkap, melainkan berfungsi sebagai narasi emosional yang menyatukan kisah cinta Krish dan Vaani, dua jiwa seni yang saling menyembuhkan, namun dikejar waktu akibat penyakit Alzheimer.
Film berdurasi 156 menit ini membawa penonton ke dalam kisah cinta penuh kehilangan antara Krish Kapoor, seorang vokalis yang intens, dan Vaani Batra, penulis lagu yang sensitif.
Keduanya dipertemukan oleh musik, namun diuji oleh memori yang perlahan memudar. Alih-alih menjadi pahlawan yang mendominasi, karakter Krish justru berkembang menjadi kekasih yang belajar tunduk dan berkorban.
Transformasi Krish dari sosok egois menjadi pengasuh yang peka menjungkirbalikkan dinamika klise film cinta Bollywood.
Ketika Vaani didiagnosis Alzheimer, fokus narasi bergeser. Penonton tak lagi menyaksikan kisah cinta yang menuntut penyelamatan, melainkan kisah cinta yang memilih bertahan dan hadir dalam ketidaksempurnaan.
Lagu-lagu, seperti judul utama “Saiyaara”, menjadi jembatan antara masa lalu dan harapan masa depan.
Penampilan Ahaan Panday terbilang mengesankan untuk ukuran debut. Ia membawa kesegaran pada arketipe lelaki rumit yang biasanya tampil hiper-maskulin.
Sosok Krish ditampilkan labil, egois, tapi juga sangat manusiawi. Aneet Padda sebagai Vaani juga memerankan peran dengan emosi yang subtil namun kuat, menjadikan karakternya bukan sekadar pelengkap, tetapi pusat narasi emosional film.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
