
Pemain film Sesat, Endy Arfian dan Laura Theux saat berkunjung ke kantor Jawa Pos, Jakarta, Senin (6/8).
JawaPos.com - Bermain dalam film bergenre horor, sudah beberapa kali dilakukan Endy Arfian. Tetapi, berakting di film Sesat dirasakan Endy sedikit berbeda. Dia merasakan anggota tubuhnya sampai keram karena melakukan adegan lumayan berbahaya.
"Ada (adegan bahaya) dan itu bener-bener sampai keram-keram," kata Endy saat bertandang ke kantor Jawa Pos, Jakarta, belum lama ini.
Endy mengungkapkan, fisiknya cukup terkuras bermain di film Sesat. Sebab, dia harus benar-benar berakting dilempar atau ditarik. Tetapi, Endy bersyukur karena adegan berbahaya itu tidak diulang berkali-kali.
"Misalnya kita dilempar sama hantu, ya kelempar. Pokoknya banyak main fisik. Beberapa kali diulang. Kalau adegan yang parah aku nggak terlalu di ulang. Malah adegan biasanya, adegan dialog. Mungkin dari cameraman sama kita nggak singkron," ujar Endy.
Oleh karena itu, Endy mengaku bermain film horor merupakan tantangan tersediri buatnya. Tetapi, selalu membuatnya tidak bisa menolak tawaran bermain dalam film bergenre horor.
Hal senada dikatakan Laura Theux. Perdana main film horor, Laura mengaku lelah karena banyak menggunakan fisik. Sebagai pemeran utama, Laura berkali-kali harus melakukan adegan bersama sosok hantu Beremanyan.
"Capek banget (syuting Sesat). Soalnya, aku 20 hari full syuting. Soalnya, aku dari 149 scene. Aku 145 scene," ungkap Laura.
Bahkan, Laura mengatakan sempat mengalami cidera saat syuting. Walaupun, sebenarnya cidera itu didapat sebelum syuting.
"Kakiku sampai biru-biru. Memar bukan karena syuting. Jadi, sebelum syuting aku memar. Jadi dipake diadegan memar beneran," ujarnya.
Endy menambahkan bahwa sebelum syuting, para pemain dibekali dengan workshop. Mulai dari latihan ekspresi sampai latihan adegan.
"Workshop banyak. Dari mulai akting. Kita kan ada adegan yang perlu treatment khusus, nah itu kita juga latihan dari cara kita berdiri, kaku, dan sebagainya. Dari make-up pun ada tes kamera," pungkas Endy.
Film Sesat berkisah tentang Amara (Laura Theux) yang kalut ditinggal oleh orang yang paling mengerti dan dikasihinya, yakni sang ayah.
Sepeninggal sang ayah, Amara beserta ibu dan adiknya terpaksa pindah ke sebuah desa. Di desa tersebut, Amara mengetahui bahwa ada sebuah ritual yang bisa mengambulkan semua keinginan.
Terdorong rasa ingin berbicara dengan arwah sang ayah, Amara melakukan ritual mistik tersebut. Hasilnya, bukan arwah ayah yang datang, malah hantu Beremanyan yang muncul mengancam nyawa semua orang di dekat Amara.
Apa itu hantu Beremanyan dan bagaimana cara mengatasinya? Film Sesat mulai bisa disaksikan di bioskop seluruh tanah air, pada 23 Agustus 2018.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
