Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Oktober 2024 | 21.01 WIB

Rekomendasi 10 Anime Terbaik dengan Tema Kesehatan Mental, Sajikan Pergulatan Manusia Hadapi Masalah Kejiwaan

Bocchi mengalami gangguan kecemasan sosial yang membuatnya tidak betah berada di tengah keramaian, tapi bertekad mengatasi masalah itu. (Medium) - Image

Bocchi mengalami gangguan kecemasan sosial yang membuatnya tidak betah berada di tengah keramaian, tapi bertekad mengatasi masalah itu. (Medium)

JawaPos.com – Anime dengan tema kesehatan mental punya banyak pesan kepada penontonnya. Salah satunya adalah untuk tidak meremehkan kondisi mental mereka.

Masalah kesehatan mental sering disepelekan sebagai sesuatu yang dibuat-buat untuk dikasihani. Padahal, bagi penderitanya, mengalami gangguan jiwa adalah sesuatu yang sangat menyiksa.

Sejumlah anime yang mengangkat masalah mental ini dengan gamblang menyajikan bagaimana karakternya bergulat dengan berbagai masalah jiwa. Dari ketakutan, rasa tidak diterima, sampai trauma, semuanya disampaikan dengan baik.

Beberapa anime memberikan edukasi tentang seperti apa masalah gangguan jiwa tersebut. Pemahaman tentang hal tersebut akan membantu penonton untuk lebih tahu bagaimana cara menghadapi atau menghindarinya.

Depresi, kecemasan, dan trauma adalah gangguan mental yang paling sering diangkat di anime. Meski punya tema yang sama, masing-masing anime punya cara berbeda untuk memberikan jalan keluarnya.

Apa saja anime tentang kesehatan mental yang layak untuk ditonton? Mengutip Ranker, simak rekomendasinya berikut!

1. Orange

Orange berkisah tentang Kakeru Naruse yang merasa bersalah atas kematian ibunya sampai ingin mati juga. Ibu Kakeru menderita penyakit mental dan kemudian mengakhiri hidupnya ketika Kakeru sering nongkrong dengan teman-teman sebayanya. Setelah sang bunda meninggal, Kakeru mulai mengisolasi dirinya sendiri dan berusaha mengakhiri hidupnya sendiri. Di lini masa lain, sejumlah teman Kakeru mengirimkan pesan ke diri mereka di masa lalu. Pesan itu berisi petunjuk untuk membantu Kakeru tetap hidup.

Orange mengungkapkan bagaimana seseorang mengatasi depresi dan keinginan untuk bunuh diri. Serial yang dirilis pada 2016 itu juga menggambarkan bagaimana kekuatan persahabatan dan cinta adalah yang dibutuhkan seseorang untuk menyembuhkan diri dari masalah kesehatan mental. Anime ini juga memperlihatkan bagaimana dukungan orang-orang di sekitar penting bagi seseorang yang mengalami gangguan kesehatan mental.

2. A Silent Voice

A Silent Voice adalah anime yang sangat populer dengan mengangkat tema kesehatan mental. Film ini mengisahkan tentang perundungan, kekejaman, dan depresi yang membuat orang ingin mengakhiri hidupnya. A Silent Voice bisa membuat orang yang menontonnya banjir air mata. Film ini terasa begitu emosional karena pertarungan hidup seseorang dari seorang perundung menjadi korban perundungan.

A Silent Voice berkisah tentang Shoya Ishida. Ketika masih SD, dia merundung seorang murid baru di sekolahnya, Shoko Nishimiya, yang tuna wicara. Ketika Shoko pindah sekolah lagi, semua teman sekelasnya menyalahkan Shoya dan berbalik merundungnya. Dia pun dikucilkan. Saat masuk SMA, Shoya masih dipenuhi rasa bersalah, malu, dan kecemasan akibat masa lalunya. Dia bahkan berusaha mengakhiri hidupnya. Tapi, Shoko hadir lagi dalam hidupnya dan menyelamatkannya.

3. Bocchi the Rock

Bocchi the Rock berkisah tentang seorang cewek remaja bernama Hitori “Bocchi” Goto. Dia seorang penderita kecemasan sosial yang membuatnya tidak bisa berlama-lama berada di luar rumah. Tapi, di dalam lubuk hatinya, dia selalu ingin menjadi seorang rocker. Dia lalu bertemu sekelompok band yang akhirnya merekrutnya sebagai gitaris. Lewat band itulah, Bocchi pelan-pelan bisa mengatasi masalah gangguan mentalnya.

Bocchi the Rock memperlihatkan gangguan mental relatable dan konflik anak muda yang menghalangi mereka menggapai impian. Bocchi, meski pemalu, berusaha menaklukkan ketakutannya dan membentuk kemandirian. Dia tahu kalau isolasi tidak untuk diglorifikasi. Meski serial ini kocak, kerugian atas kecemasan dengan baik disampaikan. Serial ini dirilis pada 2022 dan akan mendapatkan season 2 dalam waktu dekat.

Editor: Edy Pramana
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore