
Maudy Ayunda
MENITI karier sebagai aktris sejak kecil, Maudy Ayunda kini mengemban tanggung jawab di belakang layar. Dia debut sebagai produser lewat film Ki Hajar Dewantara yang saat ini sudah memasuki tahap produksi. Di film tersebut, Maudy berkolaborasi dengan sutradara kondang Gina S. Noer. Istri Jesse Choi tersebut mengatakan, ada sejumlah hal yang membuat dirinya tertarik untuk memproduksi film Ki Hajar Dewantara. Salah satunya, memiliki kecintaan yang sama dalam dunia pendidikan.
Apa pertimbangan Maudy menerima tawaran menjadi produser?
Pertama, aku percaya bahwa cerita bisa sangat impactful. Pemikiran-pemikiran Ki Hajar Dewantara itu bisa dibuat jadi relevan jika disampaikan dengan cara yang menarik. Paling nggak, dijadikan refleksi untuk anak-anak muda. Kedua, didasari rasa ingin kerja bareng Mbak Gina juga.
Kalau alasan personal?
Kebetulan produser ada elemen bisnisnya juga. Aku juga tertarik dunia bisnis. Jadi, aku rasa sih ini merupakan kombinasi terhadap pendidikan, kecintaan terhadap film, dan ketertarikan terhadap dunia bisnis juga.
Apa saja persiapan untuk menjadi seorang produser?
Prioritas utama adalah menemukan partner-partner yang tepat sebelum mulai pengembangan cerita. Riset dan pengembangan cerita itu membutuhkan waktu dan proses yang cukup mendalam dan lama. Karena itu, perlu partner dan expert sebanyak-banyaknya dalam membangun cerita yang baik dan tepat.
Apa visi yang akan Maudy bawa di film ini?
Ada banyak value dari kehidupan Ki Hajar Dewantara, dari keluarga, dari cerita-cerita masa kecilnya. Jadi, sepertinya ini lebih dari film tentang pendidikan, tapi juga tentang kehidupan seseorang, tentang manusia.
Bagaimana kesan Maudy menjalani hari-hari sebagai produser?
Kadang-kadang menyenangkan ada kesempatan untuk mulai dari 0 lagi sebagai produser sebuah film. Aku bisa tumbuh dan belajar dari sini karena sih yang selalu aku ingin cari, kesempatan untuk tumbuh lagi. Ketakutan pasti ada, tapi kesenangan juga.
Selain jadi produser, apakah Maudy terlibat sebagai pemain atau pengisi original soundtrack?
Untuk sekarang sih belum ada rencana seperti itu. Saat ini yang aku prioritaskan adalah proyek dan ceritanya berjalan dengan baik. Kalau nanti ada soundtrack yang bisa aku nyanyikan, tentu akan aku lakukan.
Apa saja kriteria aktor yang akan memerankan tokoh Ki Hajar Dewantara?
Tentunya harus ada elemen pemikirnya, harus bisa membawakan dan membuat orang percaya pada saat nonton film ini. Kekuatan-kekuatan lainnya juga harus ada. Nah, itu nanti dilihat saat proses casting.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022