
Cuplikan film KKN di Desa Penari. (MD Entertainment)
JawaPos.com - Film KKN di Desa Penari dinobatkan sebagai film horor lokal terlaris sepanjang masa. Perolehan penonton lebih dari 4,6 juta per 12 Mei 2022. Di balik kesuksesan film ini, ternyata banyak orang yang menonton hingga berkali-kali.
Hal itu diungkapkan Awi Suryadi selaku sutradara film KKN di Desa Penari. Dia mengetahui fakta tersebut setelah banyak orang men-tag dirinya melalui media sosial dan dikabari sudah menontonnya hingga berkali kali. Bahkan ada yang sampai menonton film KKN lebih dari tiga kali.
“Mereka sangat terhibur, sangat merasa waktu dan uang yang mereka keluarkan untuk film KKN sangat worth it. Bahkan tidak sedikit orang yang tag ke saya, mereka sudah nonton ketiga, keempat bahkan kelima kali. Itu bukan satu dua orang ya, tapi banyak orang yang tag ke saya sudah nonton berkali-kali,” tutur Awi Suryadi kepada JawaPos.com, Sabtu (14/5).
Dia melanjutkan, ada netizen yang sampai melayangkan protes. Di satu sisi untuk mendapatkan tiket sekadar menikmati film KKN di Desa Penari pertama kali cukup kesulitan. Tapi pada sisi lain, ada orang-orang yang nonton hingga berkali-kali.
“Yang belum nonton bilang, tolong dong yang sudah nonton berkali-kali kasih kita kesempatan buat nonton. Ini sampai jadi fenomena saking serunya. Antreannya juga sampai keluar lobi,” tuturnya lebih lanjut.
Salah satu kekuatan orang bisa nonton sampai berkali-kali karena film KKN di Desa Penari menyuguhkan suara yang bagus menggunakan Dolby Atmos. Demikian juga proses pengambilan gambar dan sinematografinya diperhatikan dengan sangat baik. Di samping memang cerita horornya sendiri sudah memiliki penggemar sejak diangkat menjadi thread di Twitter dan kemudian dijadikan novel.
“Kalau menurut mereka sih begitu. (Mau nonton berkali-kali karena) mereka sangat suka dengan sound design-nya, suka dengan sinematografinya,” jelasnya.
Awi Suryadi juga mengungkapkan, film KKN di Desa Penari bukan hanya menjadi suatu film yang menarik ditonton. Lebih dari itu film garapannya tersebut telah berhasil menjadi suatu fenomena. Aktivitas dalam merencanakan nonton bareng keluarga atau bersama teman, mencari tiket, hingga mengantre, menjadi pengalaman yang berkesan bagi para penonton.
“Film horor kan memang film yang paling cocok dinikmati bareng-bareng ya sama teman-teman, sama keluarga,” jelasnya.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
