Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 September 2021 | 03.01 WIB

Dilema Naura dalam Little Mom, Tidak Semua Punya Akhir Bahagia

DRAMA ROMANTIS: Natasha Wilona dan Teuku Rassya dalam serial Little Mom. (We TV) - Image

DRAMA ROMANTIS: Natasha Wilona dan Teuku Rassya dalam serial Little Mom. (We TV)

Tema remaja yang hamil duluan selalu menarik untuk digali. Di Little Mom, kisah itu juga dibumbui dengan cinta segitiga.

---

NAURA (Natasha Wilona) dan Yuda (Teuku Rassya) adalah pasangan impian bagi remaja seusia mereka. Cantik dan ganteng, sama-sama pintar dan populer. Sekolah di tempat yang sama, keduanya menjalani hubungan cinta backstreet.

Tiga bulan setelah jadian, asmara yang bergejolak dalam diri mereka tak mampu lagi dibendung hingga mereka melakukan hubungan suami istri. Di sisi lain, Yuda akhirnya mengungkapkan statusnya sebagai kekasih Naura saat ”ditembak” Celine (Elina Joerg), saingan Naura dalam segala hal.

Sebulan berlalu, Naura mulai mengalami gejala-gejala aneh seperti telat menstruasi, keram perut, dan mual saat mencium bau parfum Yuda. Padahal, parfum yang dikenakan kekasihnya itu merupakan bau favorit Naura. Naura hamil.

Konflik makin kuat setelah test pack milik Naura terjatuh di dalam taksi dan ditemukan Celine. Belum lagi Yuda yang harus pindah ke Jepang menyusul orang tuanya. Naura yang sedih dan bingung tak tahu harus berbuat apa. Berada di situasi sulit, Naura dipertemukan dengan Keenan (Al Ghazali), troublemaker di sekolah yang selalu ada untuknya. Drama cinta segitiga di antara mereka pun dimulai.

Rocky Soraya selaku produser menuturkan, banyak pesan moral yang bisa diambil setelah menonton Little Mom. Sebab, alur cerita yang disajikan pun ringan agar masyarakat bisa mengambil pesan dengan mudah.

Series tersebut mengingatkan remaja untuk tetap bisa mengendalikan diri meski tengah dimabuk asmara. ”Ini sebuah warning. Nggak semua bakalan happy ending,” tutur Rocky.

Ini merupakan kali pertama Wilo memerankan remaja hamil. Karena itu, banyak tantangan yang mesti dihadapi saat produksi. Salah satunya chemistry dan emosi yang harus diekspresikan secara detail. ”Karena aku belum pernah hamil. Jadi, ngebayangin gimana kalau aku hamil dan pendapat orang-orang?” kata Wilo.

Mantan kekasih Verrell Bramasta itu mengaku butuh waktu lama untuk menjiwai karakter Naura. Termasuk cara berdialog dan intonasi suara. Walaupun sudah melewati proses reading dan latihan akting yang panjang. ”Karena bicaranya harus lebih dewasa. Jadi, kayak ada pelafalan dialog yang berbeda,” jelasnya.

Para pemain dilarang untuk berimprovisasi atau mengubah dialog. Semua diharuskan berjalan sesuai dengan skenario. ”Susah karena banyak titik koma, tanda seru, dan pelafalan yang baku karena itu yang bicara kan Naura, bukan aku,” ujar Wilo.

Aktris kelahiran Jakarta, 1998, tersebut melakukan riset demi perannya. Yaitu, mencari referensi dengan menonton film sejenis. Dia juga mencari info tentang ibu muda kepada orang terdekat. ”Nanya-nanya ke mama dan teman yang baru lahiran juga,” papar dia.

Sementara itu, Al mengaku menghadapi tantangan saat scene tanding basket dengan Yuda. Sebab, kekasih Alyssa Daguise tersebut tak terbiasa berolahraga basket. ”Biasanya kan aku main bola. Jadi, sempat keseleo jarinya pas nangkep bola. Sisanya lancar,” jelas Al.

Sutradara Guntur Soeharjanto menambahkan, sebelum syuting dimulai, pemain diwajibkan untuk mengikuti sesi latihan atau workshop selama sebulan. Persiapan naskah dilakukan sejak November 2020. Sedangkan syuting dimulai pada Maret tahun ini.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore