Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Desember 2023 | 22.14 WIB

Gunakan Tiga Format Produksi, Film Heartbreak Motel Jadi Tantangan Angga Dwimas Sasongko

Angga Dwimas Sasongko dalam sesi jumpa media pengumuman proyek film "Heartbreak Motel" di kawasan Cilandak Jakarta Selatan, pada Rabu (6/12). (ANTARA/Ahmad Faishal) - Image

Angga Dwimas Sasongko dalam sesi jumpa media pengumuman proyek film "Heartbreak Motel" di kawasan Cilandak Jakarta Selatan, pada Rabu (6/12). (ANTARA/Ahmad Faishal)

JawaPos.com – Angga Dwimas Sasongko sebagai sutradara bersama rumah produksi Visinema akan menggarap film ‘Heartbreak Motel’.

Angga Dwimas Sasongko mengungkapkan akan menggunakan tiga format produksi dalam film ‘Heartbreak Motel’ yakni digital, film pita seluloid 16 milimeter dan 35 milimeter.

Film ‘Heartbreak Motel’ merupakan adaptasi dari sebuah novel dari Ika Natassa akan mulai diproduksi pada bulan Januari mendatang. Isi dari novel yang diangkat menjadi sebuah film ini bercerita mengenai tiga dunia yang berbeda.

Angga Dwimas Sasongko bersama tim kreatifnya membuat ide untuk mengkolaborasikan tiga format film yang berbeda untuk memproduksi film tersebut.

“Selama satu dekade terakhir, mungkin banyak film diproduksi dalam format digital di sini. Tetapi, sepertinya menarik kalau kami bisa eksplorasi visual dan alur kerja lewat penggabungan format digital dengan film seluloid 16 milimeter dan 35 milimeter,” ujar Angga Dwimas Sasongko dalam sesi jumpa media pengumuman proyek “Heartbreak Motel” di Jakarta, pada Rabu (6/12) dikutip Antara.

Angga Dwimas Sasongko menjelaskan mengenai perbedaan paling dasar saat memproduksi film menggunakan pita seluloid 16 milimeter dan 35 milimeter yakni membutuhkan kedisiplinan tinggi dan kompleksitas teknis yang sangat tinggi daripada syuting dengan peralatan digital.

Pria kelahiran 11 Januari 1985 mengungkapkan tim produksi harus meningkatkan saling percaya satu sama lain.

"Selain itu, kamera 35 milimeter yang kami pakai itu terakhir dipakai pada tahun 2011, jadi sudah 13 tahun umurnya. Sekarang DOP kami sedang berada di Taipei untuk memproses film yang kemarin kami pakai untuk tes kamera,” ucap sutradara 38 tahun tersebut.

“Jadi, kami akan kerja Pan-Asia karena sudah nggak ada infrastrukturnya di Indonesia. Kami baru bisa lihat hasil film setelah dibawa dan diproses di Taipei,” lanjutnya.

Eksperimen yang dibuat oleh Angga ini akan menjadi suatu baru bagi 70 persen tim produksi dan membuat ‘Heartbreak Motel’ menjadi proyek yang menantang, menyenangkan, seru untuk dilakukan.

“Tantangan ini memang saya nantikan sejak dulu. Belum pernah ketemu alasan untuk membuatnya dengan cerita yang tepat. Waktu mulai proses penulisan naskah dengan Alim (Sudio), kami berpikir ini sebagian bisa dan cocok dikerjakan dengan seluloid 16 dan 35. Akhirnya, kami putuskan untuk melakukan eksperimen ini,” pungkasnya.

Film ‘Heartbreak Motel’ akan menampilkan beberapa aktor diantaranya Reza Rahadian (Reza Malik), Laura Basuki (Ava Alessandra), dan Chicco Jerikho (Raga).

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore