Mendiang Sulli dalam dokumenter Persona: Sulli. (Istimewa)
JawaPos.com - Proyek terakhir Sulli, aktris dan mantan anggota girl group f(x), yaitu Dear Jinri dan 4: Clean Island dirilis dalam satu film dokumenter berjudul Persona: Sulli di platform streaming Netflix.
Dalam film dokumenter berformat wawancara tersebut, artis yang bernama asli Choi Jinri tersebut membicarakan tentang beberapa topik, termasuk menjadi idol K-pop, berada di bawah tekanan, dukungannya pada perempuan, dan semua ujaran kebencian yang diarahkan padanya.
Dalam balutan kemeja putih dan celana jeans, Sulli menjawab beberapa pertanyaan dari topik-topik tersebut.
Salah satunya adalah mengungkapkan bahwa idol K-pop seharusnya memiliki semacam persatuan yang melindungi mereka.
“Kami sangat membutuhkannya (persatuan idol K-pop). Saya tidak merasa orang menganggap selebriti adalah manusia. Mereka tidak melihat kami sebagai manusia,” kata Sulli.
Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa orang-orang menganggap selebriti adalah sebuah produk dan harus menjadi produk terbaik dan berkualitas tinggi bagi publik.
“Kami pada dasarnya adalah boneka. Siapa yang peduli kalau aku kelelahan?” ungkapnya.
Meski begitu, mendiang Sulli mengaku merasa sangat mencintai anggota girl group f(x) dan bagaimana mereka masih saling mendukung satu sama lain.
“Saya mencintai mereka. Kami saling mendukung. Kami mengatakan satu sama lain bahwa kami akan menjalani segala hal bersama sebagai sebuah tim,” ujar Sulli.
Mendiang Sulli terkenal dengan gerakan feminisme dan dukungannya terhadap sesama perempuan yang sering ia lakukan melalui media sosial.
“Pria berbicara secara terbuka tentang seks atau tentang keinginan atau ketidakpuasan mereka. Laki-laki dipuji karena berterus terang mengenai hal-hal tersebut, namun ketika perempuan melakukan hal yang sama, mereka ditegur karena terlalu vulgar,” ujar Sulli.
Sulli mengatakan, ia telah membebaskan dirinya dari rasa malu yang ia alami dan derita sendirian dengan mengekspresikan diri sebagai perempuan dengan lebih bebas.
Namun ironisnya, beberapa kasus ujaran kebencian yang terjadi selama hidup Sulli justru dilakukan dan disebarkan oleh perempuan.
Sang sutradara kemudian menanyakan pada Sulli tentang alasannya memaafkan para oknum yang menyebarkan ujaran kebencian padanya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
