Derby Romero (kiri) dan Sherina Munaf dalam peluncuran OST Petualangan Sherina 2.
JawaPos.com – Sherina Munaf menjadi pengisi suara sekaligus director pembuatan orisinal soundtrack film Petualangan Sherina 2. Menjelang perilisan filmnya pada 28 September, empat lagu berjudul Nostalgia Bersama, Sayu, Hadiah Istimewa, dan Terlalu Gegabah diperkenalkan ke publik kemarin (21/9).
Setiap lagu memiliki cerita yang berbeda di penggarapannya. ’’Karena kami ngerjain ini sebenarnya udah dari 2020. Jadi, memang ada berbagai macam perjalanan panjang dan kenangan,” kata Sherina di kawasan Senopati, Jakarta Selatan.
Dalam Nostalgia Bersama, Sherina duet dengan lawan mainnya, Derby Romero. Itu merupakan proyek pertama mereka setelah puluhan tahun berlalu. ’’Karena udah sekitar 10 tahunan nggak nyanyi, jadi aku latihan sama coach. Deg-degan, merinding juga, tapi seru sih,” ucap Derby.
Nostalgia Bersama juga menjadi lagu balasan dari Sadam untuk Sherina di film pertama. ’’Di Petualangan Sherina, Sadam di-roasting pakai lagu Jagoan. Nah, inilah balasannya,” jelas Sherina.
Di lagu kedua, dia menceritakan bahwa Sayu diambil dari nama orang utan di film Petualangan Sherina 2. Lagu itu memang dibuat sebagai bentuk surat cintanya kepada hewan primata tersebut. Sayu merupakan lagu pertama yang tercipta di proyek ini. ’’Karena udah beberapa kali riset ke Kalimantan, jadi bentuk aransemennya udah ada,” jelas dia.
Melodi lagu tersebut didapat ketika Sherina berada di toilet. ’’Aku ke WC, terus ya udah membayangkan aja,” ungkapnya.
Di Sayu, istri Baskara Mahendra itu menggunakan dua alat musik tradisional khas Kalimantan, yakni suling dan sape. Sementara itu, Hadiah Istimewa dinyanyikan Isyana Sarasvati dan Chandra Satria.
Lagu tersebut ada berkat cetusan lirik dari Mira. Yakni, mi amor dan perempuan Bogor paling menor. Mira berhasil merampungkan seluruh lirik tersebut hanya dalam waktu satu jam. ’’Karena mi amor itu, jadi arahnya pengin bawa ke Spanyol,” cetusnya.
Sherina memercayakan mereka mengisi lagu tersebut lantaran Hadiah Terindah memang tercipta untuk karakter Syailendra dan Ratih. Sama dengan lagu Kertarajasa yang dulu dibawakan almarhum Djaduk Ferianto sebagai Kertarajasa di film pertama.
’’Ini adalah lagu villain, kayak dulu diperankan almarhum dan sangat ikonik. Aku tetap pengin teatrikal gitu, udah langsung kebayang ini lagu duet. Dinamikanya seperti si laki bagaikan banteng, perempuannya kayak kain merahnya,” papar Sherina.
Sementara itu, Terlalu Gegabah merupakan interpretasi seseorang yang terlalu cepat mengambil keputusan. Dalam hal tersebut, yang dimaksud adalah Sherina saat berakting. Sherina menyampaikan bahwa lagu itu merupakan kebalikan dari Lihatlah Lebih Dekat di film terdahulu. ’’Mungkin Lihatlah Lebih Dekat adalah lagu yang bijak, sedangkan ini adalah lagu penyesalan. Intronya pun aku buat kebalikan dari lagu itu,” ucap Sherina.
Selain perjalanan Sadam dan Sherina di film pertamanya, inspirasi OST merupakan pengembangan cerita di versi sekuelnya yang dibuat sutradara Riri Riza dan Mira Lesmana selaku produser. ’’Pasti acuannya ke naskah film Petualangan Sherina 2. Cuma, secara vibes dan warna dari film yang pertama. Sebab, yang udah dikaryakan akan jadi nyawa dan benang merah untuk soundtrack-nya kali ini,” paparnya.
Sherina menyatakan punya standar khusus untuk menentukan melodi serta lirik yang digunakan. Hanya, dia selalu memastikan lagu yang dihasilkannya bisa membuat siapa pun yang mendengarkan versi demonya merasa bergidik. ’’Awalnya harus aku yang ngerasain dulu. Meskipun nggak, aku mau orang yang dengar tuh merinding,” katanya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
