
MENDALAMI:Mahen merasa cocok menyanyikan lagu-lagu galau tentang cinta. Sebelum merilis single orisinal tahun lalu, dia dikenal karena sering meng-cover lagu-lagu hit. (Indo Semar Sakti for Jawa Pos)
JawaPos.com – Mahen muncul sebagai penyanyi baru dengan spesialisasi lagu-lagu pop bertema patah hati. Pemilik nama lengkap Petrus Canisius Mahendra itu langganan membawakan lagu galau. Entah tentang kisah cinta bertepuk sebelah tangan atau gagal move on dari pasangan.
Mengawali karir di dunia menyanyi pada akhir 2019, pria kelahiran Jakarta, 17 Desember 1996, tersebut tak perlu waktu lama untuk bisa naik daun. Single pertamanya, Pura-Pura Lupa, sempat menempati jajaran atas chart di berbagai streaming platform. Para penyanyi dan musisi, baik di dalam maupun luar negeri, ramai-ramai meng-cover lagunya di YouTube sehingga Pura-Pura Lupa masuk jajaran trending.
Dengan alunan musik slow dan lirik yang bercerita tentang mantan, Pura-Pura Lupa yang diciptakan Pika Iskandar memang cocok menjadi theme song bagi yang sedih karena cinta. Apalagi, cara menyanyi Mahen yang mellow cocok dengan lagunya. ’’Sebenarnya aku pernah ngalamin yang ada di lagu itu sih, hehe,’’ ujar penyanyi yang belajar musik secara otodidak tersebut.
Jauh sebelum merilis Pura-Pura Lupa, Mahen memang pernah berusaha melupakan sosok orang yang pernah mengisi hatinya. Ada kedekatan emosi antara dia dan lirik lagu karya Pika tersebut. Karena itulah, Mahen akhirnya setuju memilih lagu tersebut sebagai single orisinalnya.
Keputusan Mahen benar. Lagu yang dibawakan sepenuh hati, apalagi dari pengalaman sendiri, memang ampuh untuk menyentuh banyak orang. Di tengah momen-momen naik daunnya, Mahen langsung tancap gas. Single kedua, Luka yang Kurindu, dirilis pada Juni lalu.
Baca Juga: Kenang Uje, Syakir Daulay-Adiba Khanza Rilis Single ‘Shalawat Cinta’
Mahen sudah cukup lama akrab dengan lagu-lagu patah hati. Sebelum merilis single orisinal pada 2019, bungsu di antara dua bersaudara itu langganan meng-cover lagu di media sosial sejak 2017. Berbekal gitar, Mahen sering membawakan cuplikan lagu-lagu galau di Instagram-nya, @petrusmahenra.
Menurut cowok yang pernah bergabung dengan klub bola Persija Junior tersebut, lagu sedih memang punya daya tarik. ’’Orang kalau sedih pasti akan merasakannya sambil denger lagu sedih. Kalau lagi seneng, biasanya mereka lebih suka ngabisin waktu sama temen,’’ kata peraih gelar Singer of the Year dari TikTok pada 2018 tersebut.
Saking seringnya membawakan dan merilis lagu-lagu sedih, Mahen punya julukan Sad Boy. Baik dari fans maupun warganet yang sering melihat video-video cover-nya. Dengan julukan tersebut, Mahen ingin membuat banyak lagu sedih dari tangannya. ’’Aku kebetulan sudah punya banyak kalimat puitis buat bahan lagu,’’ ungkap Mahen yang merilis lagu Datang untuk Pergi bulan depan.
---
PENGAKUAN MAHEN

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
