
Jumpa pers film Pemburu di Manchester Biru di bilangan Epicentrum Rasuna Said. (Abdul Rahman/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Adipati Dolken membintangi film Pemburu di Manchester Biru. Film tersebut diangkat dari kisah nyata dari sebuah buku karya Hanif Thamrin dengan judul yang sama. Di film tersebut, Adipati berperan sebagai Hanif, seorang wartawan di Inggris.
Aktor berusia 28 tahun tersebut menceritakan pengalamannya menjadi jurnalis dalam film arahan sutradara Rako Prijanto. Menurut penuturan Adipati Dolken, tanggung jawab seorang jurnalis ternyata cukup berat dia rasakan. Dia harus menyajikan konten bermutu dan prosesnya pun tidak gampang.
"Mengejar konten itu melelahkan ya ternyata. Cukup sulit dan menantang. Tapi kalau wartawan kan sudah siap dari pengalaman," ucap Adipati Dolken saat ditemui di bilangan Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (5/2).
Memerankan karakter Hanif, Adipati butuh waktu cukup lama untuk benar-benar masuk ke dalam karakter. Sedikitnya perlu waktu selama satu bulan dia menjalani reading. Dalam kesempatan itu dia juga mengaku banyak memetik pelajaran dengan ikut terlibat bermain dalam film dari rumah produksi Inti Makmur Internasional dan Oreima Film.
Salah satu pelajaran yang dirasakan Adipati Dolken secara langsung adalah bahasa. Melibatkan pemain dari Manchester, tentu banyak dialog dalam bahasa Inggris muncul dalam dialog film Pemburu di Manchester Biru. Dan dialog-dialog itu muncul dari lawan main Adipati Dolken. Mau tidak mau dia pun harus memahami dialog dalam bahasa Inggris tersebut.
"Gue dapat kesempatan ketemu sama orang British asli dan bisa belajar banyak. Proses reading hampir sebulan dan sekitar satu minggu readingnya sama orang British," bebernya.
Sementara itu, Ganindra Bimo yang juga bermain di film Pemburu di Manchester Biru mengatakan, bahwa dirinya bisa sangat dekat dengan Adipati Dolken lantaran menjalani syuting barenf di Inggris. Bahkan keduanya sempat tidur dalam satu kamar di sebuah hotel di sana selama menjalani proses syuting.
"Gue senang menjadi lawan main Adipati. Sebelumnya teman biasa, setelah produksi film ini kami jadi sahabat banget," kata Ganindra Bimo
Film Pemburu di Manchester Biru bercerita tentang Hanif Thamrin (Adipati Dolken) yang pergi ke London, Inggris, untuk keperluan sekolah S2. Dia pun berjuang sekuat tenaga untuk tetap bertahan hidup di sana. Dia sempat melamar pekerjaan namun sempat mendapat menolakan.
Nasib baik kemudian berpihak kepada Hanif dengan dia diterima sebagai jurnalis dan melakukan liputan di klub sepak bola Manchester City. Selesai dengan satu urusan, masalah juga ikut bermunculan. Termasuk persahabatan antara Hanif dengan Pringga (Ganindra Bimo) juga tak lepas dari ujian.
Selain Adipati Dolken dan Ganindra Bimo, film ini juga diperkuat oleh Vonny Cornelia dan Donny Alamsyah. Film Pemburu di Manchester Biru tayang perdana di seluruh bioskop tanah air mulai hari ini Kamis, 6 Februari 2020.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
