Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 Desember 2016 | 01.31 WIB

Makan Petai demi Nania

CHEMISTRY: Para cast, penulis novel dan sutradara film - Image

CHEMISTRY: Para cast, penulis novel dan sutradara film

JawaPos.com – Banyak pihak yang menentang saat Nania menerima lamaran Rafli. Perbedaan status sosial di antara mereka memicu penolakan.



Nania berasal dari keluarga terpandang, sementara Rafli dari keluarga miskin. Cerita singkat itulah yang diungkapkan penulis novel Asma Nadia dalam meet and greet film Cinta Laki-Laki Biasa, Kamis (1/12) di Marvell City.



”Kisah ini banyak ditemukan dalam dunia nyata. Jadi, film ini terasa spesial,” ujar Asma. Film yang digarap sutradara Guntur Soeharjanto itu tayang serentak di bioskop, Kamis (1/12).



Asma mengungkapkan, banyak hal spesial dalam film ketiganya bersama Guntur tersebut. Selain semua lokasi syuting di Indonesia, lanjut dia, cerita film bergenre drama itu mengulik kisah nyata yang pernah dijumpainya.



”Menceritakan cinta. Cinta kepada suami, orang tua, kakak-adik. Lengkap sekali. Lalu, dikembangkan oleh Mas Guntur dengan sangat baik,” jelasnya.



Dengan begitu, dia berharap film tersebut mendapatkan sambutan yang luar biasa. Hal serupa diungkapkan Velove Vexia, 26, pemeran utama. Dalam film tersebut, aktris cantik itu berhijab.



”Proses syuting mengalir seperti biasanya. Tapi, saat sudah jadi, nonton filmnya, saya nangis,” ungkap Velove. Itu disebabkan dia tersentuh dengan kisahnya.



Beberapa hal tak dapat dilupakan Velove selama proses syuting. Dalam film berdurasi 115 menit tersebut, dia mendapat adegan minum kopi hitam dengan menyantap petai.



”Padahal saya nggak suka kopi dan petai. Saya dipaksa deh sama Mas Guntur (sutradara, Red),” jelas putri O.C. Kaligis tersebut, lantas tertawa.



Bukan hanya Velove dan Asma, dalam meet and greet perdana di Surabaya tersebut, turut hadir Dewi Yull, Mellya Baskarani, dan Yama Carlos.



Setiap pemain memiliki pengalaman yang tak terlupakan. ”Proses syuting saat bulan puasa. Buka bersama di lokasi,” ujar Mellya yang berperan sebagai Ida Zaitun.



Termasuk Dewi Yull. Dia menangis saat kali pertama nonton filmnya setelah proses produksi rampung. Dia sering menemukan kasus serupa terjadi dalam kehidupan sehari-hari.



Penyanyi dan aktris 55 tahun tersebut berharap penonton dapat mengambil hikmah dari cerita film itu. Khususnya bagi orang tua ketika memilih calon menantu untuk anaknya.



”Saya tahu, orang tua pasti ingin terbaik. Pilih dari keluarga terpandang biar diomongin ke orang bisa enak. Tapi, dari film ini, kita bisa membuka pikiran,” jelas Dewi setelah jumpa penggemar.



Para pemain film Cinta Laki-Laki Biasa itu juga nonton bareng. Banyak penonton yang menangis setelah menyaksikan film tersebut. Salah satunya Melia Hermanto.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore